NEWSVideo: 11.45 WIB, Empat Tersangka Penyelundupan Sabu 1,037 Ton Tiba di Kejaksaan Negeri Batam

BatamXinwen, Batam – Senin (4/6) siang sekitar pukul 11.45 WIB, empat tersangka penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,037 Ton tiba di Kejaksaan Negeri Batam.

Begitu tiba, sejumpah aparat keamanan keamanan bersenjata lengap terlihat mengawal ketat para tersangka yang sudah mengenakan seragam oranye khas tahanan.

Bersama tersangka, petugas juga membawa sejumlah barang bukti sabu yang dikemas dalam kotak.

Tak ada kata yang dilontarkan para tersangka, mereka terlihat mengikuti arahan petugas yang menggiring mereka.

BX/Yuli, Petugas gabungan terlihat mengawal ketat empat WNA penyelundup Sabu 1 Ton yang baru saja tiba dari Jakarta ke Batam. Rencana Rencananya, para tersangka ini akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Batam bersama barang buktinya di Tanjunguban, Senin (4/6)

Sebagaimana diketahui, penyidikan penangkapan 1, 037 ton Shabu pada 7 Februari 2018 yang diangkut dengan kapal ikan berbendara Singapura bernama MV Sunrise Glory di Selat Philip perairan Batam telah selesai dan berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P-21).

“Hari ini kami (Penyidik BNN) menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Agung RI untuk proses hukum selanjutnya,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Heru Winarko, Senin (4/6) di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

BX/Ilham, Petugas gabungan terlihat mengawal ketat empat WNA penyelundup Sabu 1 Ton yagn bari saja tiba dari Jakarta ke Batam. Rencana Rencananya, para tersangka ini akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Batam bersama barang buktinya di Tanjunguban, Senin (4/6)

Ia menambahkan, BNN RI bekerjasama dengan Kepolisian Taiwan saling berkordinasi dan mengembangkan kasus penyelundupan sabu satu ton yang masuk di perairan Indonesia.

Dari hasil hasil kordinasi itu lanjutnya, Kepolisian Taiwan berhasil menggerebek pabrik pembuatan sabu dan mengamankan tiga ton barang bukti sabu.

“Rencananya barang haram itu akan dikirim ke Filipina melalui jalur laut, sama modusnya yang dilakukan disini (Indonesia). Ini hasil pengembangan kita dari sini,” ujarnya.(ham/adit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here