Ilustrasi. (Istockphoto/Wavebreakmedia)

Batamxinwen, Dumai – Pengadilan Negeri Dumai menjatuhi vonis hukuman mati kepada Rapi Rahmat Hidayat, oknum polisi yang menjadi kurir 10 kg sabu. Selain Rapi, vonis hukuman mati juga dijatuhkan hakim kepada rekan Rapi, yakni Rizal.

Putusan itu dibacakan oleh Hakim Ketua, Alfonsus Nahak bersama Hakim Anggota di antaranya Renaldo Tobing dan Abdul Wahab. Barang bukti dalam kasus ini adalah 10,238 kg sabu dan 30.566 butir ekstasi.

“Menghukum terdakwa dengan pidana mati,” kata hakim dalam amar putusannya pada sidang yang digelar secara virtual tersebut, Rabu (30/9/2020).

Kedua terdakwa mendengar putusan ini melalui layar di Mapolres Dumai. Hakim lalu menjelaskan pertimbangannya menjatuhi hukuman mati pada terdakwa Rapi.

“Terdakwa Rapi Rahmat Hidayat merupakan anggota Polri seharusnya membantu pemberantasan narkoba,” kata Nahak.

Hakim menilai tidak ada hal yang meringankan posisi terdakwa. Pembacaan putusan ini bersamaan dengan pembacaan putusan dua terdakwa lainnya, Hendra Saputra dan Riman Ria Putra.

Hakim memvonis Hendra dengan hukuman penjara seumur hidup. Sementara Riman Ria Putra dihukum penjara 20 tahun.

JPU dari Kejaksaan Negeri Dumai, Priandi Firdaus menyatakan menerima putusan pidana mati dan hukuman penjara seumur hidup tersebut. “Sudah sesuai dengan tuntutan,” katanya.

Sedangkan terhadap putusan penjara 20 tahun, Jaksa Andi menyatakan masih pikir-pikir. Sebab pihaknya sebelumnya menutut Riman Ria Putra dengan penjara seumur hidup.

Pengacara keempat terdakwa, Raja Junaidi juga menyatakan pikir-pikir terhadap putusan tersebut.

Para terdakwa dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya keempat terdakwa ditangkap oleh BNN dan Bea Cukai Dumai pada Senin (17/2/2020). Operasi tim gabungan ini berhasil mengamankan 10,238 kg sabu dan 30.566 butir pil ekstasi.

Para terdakwa terbukti menyelundupkan narkoba dari Malaysia melalui perairan Dumai. Kepala Kejaksan Negeri (Kajari) Kota Dumai, Khairul Anwar melalui Kepala Sekai Pidana Umum, Agung Irawan menjelaskan, Rapi dan Rizal merupakan kurir yang telah beberapa kali melakukan aksinya. Sedangkan Hendra dan Riman mendampingi saat penjemputan barang haram dari kapal di laut Dumai.

Sumber: detikcom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here