BatamXinwen, Karimun – Komando Armada (Koarmada) I TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan aksi penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal melalui perairan utara Tokong Hiu, Karimun, Ahad (9/9) lalu.

Dalam Operasi Malaka Sagara-18 BKO Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I, KRI Silea-858 berhasil menangkap kapal tanpa nama yang diduga membawa berton Bahan Bakar Minyak (BBM) Ilegal.

“Dalam memberantas kegiatan ilegal serta menegakkan hukum di laut (operasi Sagara), kembali membuahkan hasil,” kata Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, di Jakarta (11/9) dalam rilis yang diterima BatamXinwen.

Penangkapan berawal saat KRI Silea-858 melaksanakan patroli di perairan utara Takong Iyu, Karimun, pada posisi kordinat 01.10.660 LU – 103.22.550 BT. Saat itu KRI Silea-858 lalu mencurigai kapal cargo yang sedang bermanufer. KRI Silea-858 kemudian mengejar dan berhasil menangkap kapal bermuatan ilegal tersebut.

Hasil penyelidikan sementara diperoleh informasi, Kapal cargo bermuatan (KM) BBM Ilegal merupakan KM Tanpa Nama dengan 20-30 tonage (GT). Diketahui, Jenis kapal kargo BB milik Apeng yang dinakhodai Syarifudin tersebut, memuat kurang lebih 20 ton BBM Ilegal dengan diawaki tiga ABK.

“Hasil pemeriksaan KRI Silea -858 ditemukan dugaan awal pelanggaran kapal berlayar tanpa dilengkapi dokumen kapal, dokumen personil, dan dokumen muatan, serta kapal diduga membawa muatan BBM ilegal,” kata Yudo.

Guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut, KRI Silea-858 mengawal dan membawa kapal tangkapan di dermaga Lanal TBK. Selanjutnya dilaksanakan serah terima di Geladak KRI Silea 858 berupa satu unit kapal KM. Tanpa Nama, beserta tiga Abk, termasuk Nakhoda hasil tangkapan KRI Silea dari Komandan KRI Silea-858 Mayor Laut (P) Romi Sitorus kepada Lanal TBK dalam hal ini Pjs. Pasops Lanal TBK Lettu Laut (KH) Willy Wardhana. (And)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here