Teks foto : Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, menyematkan pita tanda dimulainya kepada salah sagu peserta Operasi Zebra Seligi 2018 di Kepri, foto : istimewa

BatamXinwen, Batam – Polda Kepri dan jajaran melaksanakan Operasi Zebra Seligi 2018 selama 14 hari kedepan. Operasi tersebut dilaksanakan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas dan mendorong kesadaran masyarakat akan keselamatan dan keamanan berkendara.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, mengatakan dalam operasi itu terdapat tujuh prioritas pelanggaran yang menjadi target karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Tujuh sasaran yang dapat membahayakan keselamatan orang lain maupun pengendara itu sendiri adalah pengemudi atau anak di bawah umur, pengemudi yang berkendara sambul menggunakan handphone, berkendara melawan arus, berkendara sepeda motor berboncengan lebih dari 2 orang,” ujar Andap saat memimpin apel persiapan operasi Zebra Seligi 2018, di Mako Polda Kepri, Selasa (30/10) pagi.

Kemudian, kata Andap, sasarannya adalah pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm atau menggunakan helm tidak SNI, berkendara sambil mabuk karena menggunakan narkoba atau miras dan yang terakhir berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

“Sayangilah diri kita sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar kita dengan mematuhi peraturan yang ada sehingga kita tidak jadi korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” tegasnya.

Operasi Zebra, terang Andap, merupakan kegiatan polri yang sudah teragendakan dalam menciptakan amanan dan kenyaman pengendara. Untuk itu, guna menertibkan pelanggaran berlalu lintas, Polri bekerja sama dengan Dishub serta Polisi Militer (PM).

“Dalam kesempatan ini, Kapolda juga mengajak semua pihak untuk dapat bekerja sama yang baik. Sehingga, terwujud keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang kita inginkan bersama,” pungkasnya. (ias)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here