Dodi, pelaku penusukan balita ini dalam kondisi kritis. Foto: BX/ ist

Batamxinwen, Batam – Dodi Simamora (27), masih dirawat di ruang IGD RS Soedarsono, Nongsa. Ia menikam perutnya sendiri usai menikam Selin keponakannya yang masih berusia dua tahun, Jumat (4/10) lalu.

Kapolsek Nongsa, Kompol Albert Sihite mengatakan, hingga kini pihaknya belum bisa meminta keterangan dari Dodi, karena kondisinya yang semakin kritis kehilangan banyak darah.

“Dia (Dodi) belum bisa dimintai keterangan oleh penyidik, karena kondisinya yang belum pulih,” kata Albert Sihite, Senin (7/10).

Kata Albert Sihite, Dokter yang menangani Dodi bilang bahwa pasien pelaku penikaman itu kini sedang membutuhkan darah golongan O+.

“Pelaku kehilangan banyak darah, dan Dokter RS Soedarsono bilang dia butuh tranfusi darah golongan O+,” tambah Albert.

Sedangkan Selin yang sebelumnya sempat dirawat intensif di RS Budi Kemuliaan telah meninggal dunia dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sambau, Nongsa, Batam, Minggu (6/10) lalu, sekitar pukul 14.30 WIB.

“Sudah dimakamkan kemarin,” kata seorang kerabat kepada Batamxinwen.com. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here