Suasana rumah duka Maryono (41), karyawan PT Pasific Granita yang tewas digilas mesin. Foto : Andra/ BX

Batamxinwen, Karimun – Kepolisian Sektor (Polsek) Meral memeriksa dua orang operator PT Pasific Granitama pasca peristiwa tewasnya Maryono (41) yang diduga tergilas mesin di tempat kerjanya.

Kapolsek Meral, AKP AKP Doddy Santosa Putra menuturkan dua orang yang diperiksa tersebut merupakan rekan korban yang sama – sama bekerja sebelum kejadian naas tersebut.

“Udah ada 2 orang saksi yang akan diperiksa di Polres. Keduanya operator yang saat itu memang lagi bekerja bersama korban,” katanya saat dikonfirmasi.

Kapolsek juga menyebutkan bahwa pihak kepolisian akan juga melakukan pemanggilan terhadap pihak management perusahaan dan pihak keluarga untuk dimintai keterangan.

Sementara itu seorang pekerja yang namanya enggan disebutkan menyebutkan bahwa saat kejadian, korban dan operator hanya berkomunikasi melalui radio HT.

“Dia diatas tu sendiri, kalau operator jaraknye sekitar 50 meter dan mereke cume komunikasi pakai HT aje. Korban tu cume ngecek alat mesin motor listrik yang ade di kompeyor, untuk kejadian pastinye saye kurang tahu,” ungkapnya kepada media ini.

Informasi yang didapat, pada saat Maryono melakukan pengecekan mesin motor RPM itu, kondisi mesin dalam keadaan mati, namun setelah mendapatkan intruksi dari korban untuk menghidupkan mesin, makan operator mengikuti intruksi dari korban.

Saat ini rumah di rumah korban tampak didatangi oleh tetangga dan rekan korban. Tampak istri korban juga menangis histeris melihat kondisi korban yang sudah terbujur kaku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here