Camat Belakangpadang Yudi Admadji (kanan) dan Lurah Sekanak Raya Eko Wiryono beserta warga menyambut kepulangan Nenek Fhatonah (80) di Pelabuhan Kuning, Kevanatan Belakangpadang, Minggu (12/7). Kesembuhan Nenek Fhatonah menjadi simbol semangat warga Belakangpadang untuk melawan covid-19. Foto: jkf

Batamxinwen, Batam – Pasien 236 covid-19, Fhatonah (80), dinyatakan sembuh. Nenek Fhatonah akhirnya bisa berkumpul kembali dengan keluarganya di Kampung Jawa, Kelurahan Sekanak Raya, Kecamatan Belakangpadang, Minggu (12/7) sore.

Kepulangan Nenek Fhatonah disambut haru oleh perangkat kecamatan, keluarga, relawan covid-19 dan warga. Sekuntum Mawar dan tabuhan kompang menyambut kedatangan Nenek Fatonah di Pelabuhan Kuning, Pulau Belakangpadang, pulau yang dijuluki sebagai Pulau Penawar Rindu.

Camat Belakangpadang Yudi Admadji menyambut Nenek Fhatonah. Foto: jkf

Nenek Fhatonah bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Belakang tiba di Pelabuhan Kuning sekitar pukul 17.50 WIB. Setibanya, Nenek Fhatonah langsung disambut Camat Belakangpadang Yudi Admadji, Lurah Sekanak Raya Eko Wiriyono, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sekanak Raya Brigadir Zuhri, keluarga dan warga. Nenek Fhatonah kemudian diantar sambil diiringi tabuhan kompang keluar dari pelabuhan menuju ke rumahnya.

“Allhamdulillah, syukur kepada Allah SWT bahwa hari ini warga Kecamatan Belakangpadang yaitu Nenek Fhatonah dinyatakan sembuh dari covid-19. kita bersama semua unsur gugus tugas dan relawan covid-19 dan warga menjemput di pelabuhan dengan kompang merupakan bentuk suka cita masyarakat Belakangpadang,” ujarnya pada Batamxinwen.com, Minggu sore.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Belakangpadang mengantar Nenek Fhatonah. Foto: jkf

Yudi mengatakan, dengan sembuhnya Nenek Fathonah ini, status Kecamatan Belakangpadang kembali ke zona hijau. Dan, semangat Nenek Fhatonah yang pada Agustus mendatang usianya genap 80 tahun patut menjadi contoh dalam melawan virus Corona.

“Walaupun kita kembali ke zona hijau, tidak boleh membuat kita lengah. Protokol kesehatan tetap harus kita laksanakan,” ujar Yudi.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Belakangpadang menyerahkan Nenek Fhatonah kepada keluarga di Kampung Jawa, Kelurahan Sekanak Raya. Foto: jkf

Nenek Fhatonah dinyatakan positif dan mulai menjalani perawatan di RSBP Batam sejak 30 Juni 2020 lalu. Setelah 11 hari menjalani isolasi dan perawatan, hasil swab test Nenek Fatonah negatif. Ia dinyatakan sembuh. Nenek Fhatonah masih harus menjalani karantina mandiri di rumah selama 14 hari ke depan. (jkf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here