Batamxinwen, Roma – Pemimpin Vatikan, Paus Francis (Fransiskus), jatuh sakit sehingga memaksanya untuk membatalkan Misa yang direncanakan di Roma, Italia. Dia sakit hanya sehari setelah dia menyatakan solidaritasnya dengan korban virus Corona baru, Covid-19, di seluruh dunia dan ketika wabah itu mengganas di berbagai wilayah di Italia.

Pihak Vatikan mengatakan penyakit yang diderita paus berusia 82 tahun itu belum jelas. Namun, penyakit tersebut memaksanya untuk membatalkan Misa penyesalan—sebuah Misa untuk menandai awal pra-Paskah—yang dia rencanakan untuk dirayakan di Basilika Santo Yohanes Lateran (St. John Lateran Basilica) di seberang kota dengan klerus Romawi.

Menurut para pejabat Vatikan, Paus Francis akan melanjutkan sisa pekerjaannya yang direncanakan, tapi dia lebih suka tinggal di dekat Santa Marta, hotel Vatikan tempat dia tinggal.

Mengutip laporan New York Post, Paus Francis terlihat batuk dan meniup hidungnya selama Misa Rabu Abu.

Sekadar diketahui, jumlah kasus infeksi Covid-19 di Italia sudah 655 orang pada hari Jumat (28/2/2020) dengan korban meninggal sebanyak 17 orang termasuk 5 kematian terbaru. Sebagian besar kasus telah dilaporkan di Italia utara. Tiga kasus dilaporkan di Roma, tetapi masing-masing pasien sudah pulih.

Selama Audiensi Umum di Lapangan Santo Petrus pada Misa Rabu Abu, Paus menyatakan dukungannya untuk penderita Covid-19 di seluruh dunia.

“Saya ingin, sekali lagi, untuk mengungkapkan kedekatan saya dengan mereka yang sakit dengan virus Corona dan kepada petugas kesehatan yang merawat mereka,” katanya, yang dilansir Vatican News.

Paus Francis belum secara khusus bertemu dengan penderita virus Corona, tetapi dia berjabat tangan dengan umat Kristen di barisan depan selama audiensi. Dia juga mencium seorang bayi selama perjalanan Popemobile-nya melewati Lapangan Santo Petrus dan menyapa para uskup yang berkunjung.

Tetapi anggota klerus menahan diri untuk tidak mencium cincinnya atau memeluknya seperti biasanya.(*)

Sumber: Sindonews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here