Jajaran Polres Tanjungpinang dan Polsek Tanjungpinang Timur berhasil mengamankan tiga mobil pelansir solar, Foto : Ham/BX

BatamXinwen, Tanjungpinang – Penyidik Polsek Tanjungpinang Timur akhirnya menetapkan dua sopir pelangsir BBM bersubsidi berinisial As dan Sr sebagai tersangka, Jumat (12/10). Namun keduanya tidak ditahan karena mendapat jaminan dari keluarga mereka.

“Keluarga mereka di Bintan sudah ada yang menjamin,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Iptu Ardian usai dikonfirmasi Wartawan.

Ia mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan menampung BBM bersubsidi jenis solar sebanyak 80 liter menggunakan mobil yang telah dimodifikasi.

“Barang bukti yang disita dalam kasus ini yaitu dua unit mobil, 80 liter solar dan lima jeriken berisi solar, serta nota penjualan solar,” tuturnya.

Kedua tersangka ditangkap di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Batu 10 Tanjungpinang, sesaat melangsir BBM jenis solar menggunakan mobil dengan tangki modifikasi jenis Daihatsu Feroza Biru BP 1708 TF dan Isuzu Panther Hijau BP 1502 BA, pada Rabu (10/10) pagi.

“Perkara sudah tahap penyidikan. Kedua tersangka melanggar pasal 55 Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas jo pasal 55 KUHP,” ucapnya.

Sebelumya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang telah menetapkan satu tersangka pelangsir solar bersubsisi berinisial Dp, selaku Sopir mobil Isuzu Panther BP 1406 TB yang diamankan di SPBU Batu Hitam, Selasa (9/10) sore.

“Untuk laporan polisi (LP) dikami (Polres), sudah ditetapkan satu tersangka dengan jumlah barang bukti 100 liter,” kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko Wiroseno, Kamis (11/10) usai dikonfirmasi.(ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here