BatamXinwen, Karimun – Kepala Badan Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rosmawati mengatakan pihaknya saat ini mengharapkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat untuk mengelola kebersihan.

“Kita mengharapkan dana CSR dari perusahaan di sini (Karimun) untuk penambahan armada kebersihan,” kata Rosmawati di Tanjungbalai Karimun, Senin(21/5).

Rosmawati mengatakan, pihaknya telah mengajukan bantuan tersebut ke beberapa perusahaan di Karimun, namun hingga kini proposal yang dimaksud belum juga terealisasi.

“Kan tidak secepat itu, masih dalam proses,” katanya.

Untuk mengangkut semua sampah-sampah yang ada di Karimun, pihaknya membutuhkan 40 unit kontainer sampah khusus untuk pulau Karimun, namun saat ini pihaknya hanya memiliki 15 unit kontainer sampah.

“Kita butuh sekitar 25 unit lagi,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya mengajukan permohonan tersebut secara bertahap kepada perusahaan.

Beberapa perusahaan pun yang ditujukan dalam permohanan  tersebut seperti PT.TIMAH, Perusahaan Asosiasi Granit, Bank Riau Kepri dan perusahaan-perusahaan lainnya.

“Yang kita minta satu aja. Tentu bertahap, sebab mereka kan tidak semua tentang kebersihan, ada untuk pendidikan,” katanya.

Sedangkan untuk di sektor laut, pihaknya juga mengajukan bantuan satu unit kapal pengangkut sampah yang nantinya akan beroperasi di sepanjang pesisir pantai Karimun.

“Kita minta satu-satu dulu, jangan semua,” katanya.

Rosmawati menambahkan, sedangkan untuk petugas kebersihannya sendiri, pemerintah setempat telah menugaskan sebanyak 302 petugas kebersihan seperti penyapu jalan.

Para petugas kebersihan itu, kata Rosmawati, bekerja menyapu jalan-jalan utama kota dalam tiga shift.

Selain mengerahkan 302 penyapu jalan, lanjut dia, sejumlah truk dan mobil pengangkut sampah juga dikerahkan sesuai dengan jadwal, untuk mengangkut sampah di kawasan pertokoan dan permukiman penduduk.(Nursali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here