Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo menginterograsi Pelaku Begal di Sagulung. Foto : Bintang/ BX

Batamxinwen, Batam – Yuda Pratama Dana (18) menjadi korban perampokan, Sabtu (30/11) lalu. Saat itu dia sedang dalam perjalanan pulang dari SP Plaza menuju rumahnya di Sagulung dengan menggunakan sepeda motor.

Kejadian itu lantas dia laporkan ke Polsek Sagulung. Dalam laporannya dia katakan dia ditabrak, dipukuli, lalu dibawa ke sebuah ruko di Batavia, Sagulung oleh tiga pemuda seusianya yang belum pernah dia kenal sebelumnya.

“Pelapor diberhentikan oleh 3 orang tak dikenal lalu dipukuli kemudian kunci motor serta 1 unit HP Merk Redmi 5 Plus warna Gold dibawa kabur,” terang Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmad Purboyo saat ekspose di Mapolresta Barelang, Selasa (17/12).

Beruntung setelah sekitar tiga minggu pendalaman oleh polisi, kejadian naas yang menimpa Yuda akhirnya terungkap. Senin (16/12) malam, ketiga pelaku itu ditangkap bersama satu orang penada yang masih komplotan di warnet Kavling Baru, Sagulung.

“Mereka berempat. Ternyata komplotan. Satu orang berinisial WS diduga mengotaki aksi curas ini masih duduk dibangku kelas 1 di salah satu SMA di bilangan Batuaji. Bersama dengan AF, AP dan F,” terang Kapolres.

Lanjut Kapolres, masing-masing ada peran. Dan salah satunya ada juga yang sebagai penadah barang curian itu. WS yang diduga mengotaki aksi curas tersebut sengaja menabrakan sepeda motornya dengan sepeda motor korban. Lalu dua lainnya menyeret Yuda ketempat sepi dan memukulinya.

“Barang bukti yang diamankan satu unit HP Redmi 5 Plus warna Gold milik korban dan satu unit sepeda motor Vega warna biru. Mereka dijerat pasal 365 KUHP ancaman penjara minimal 5 tahun,” tutupnya. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here