BatamXinwen, Batam – Setelah peluncuran Online Singel Submission (OSS) yang diresmikan oleh Kementerian Perekonomian (Kemenko) Republik Indonesia, Batam menjadi Kota pertama yang mendapat kunjungan untuk sosialisasi penerapan OSS.

Selain berhubungan dengan pelayanan dan perizinan, penerapan OSS juga berkaitan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Sebagaimana diketahui, RDTR adalah rencana secara terperinci tentang tata ruang wilayah Kabupaten dan atau Kota yang dilengkapi dengan peraturan zonasi Kabupaten dan atau Kota.

Hingga saat ini masih dilakukan pemetaan agar tercatat di sistem OSS.

Perwakilan Kementerian Perekonomian, Muadsir Muhammad Nur, Deputi Pengembangan dan Operasi Lembaga Indonesia Nasional Single Window (INSW), mengatakan bahwa RDTR merupakan kunci dari terlaksananya penerapan sistem OSS dan juga saat ini Negara sedang menata ulang yang mana area perumahan tidak boleh dijadikan toko dan area industri tidak boleh dijadikan area perumahan.

“Sedang kita tata agar semuanya tertata di sistem dan merupakan tantangan terbesar melakukan pemetaan di sana,” jelas Muadsir.

Masalahnya, tambahnya, dari 500 PTSP yang ada di Indonesia, hanya 40 PTSP yang memilikinya. Tetapi dari 40 itu, hanya tiga di antaranya yang bisa digunakan.

“Dari tiga itu pun masih banyak bolong-bolong. Dengan OSS ini kita sedang kerjasama dengan ATR (Agraria dan Tata Ruang/BPN (Badan Pertanahan Nasional) untuk lakukan pembenahan dengan daerah biar gampang,” kata Muadsir.(dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here