Daihatsu Xenia yang di jalan Laksamana Bintan, tepatnya di Komplek Ruko Batam Center Indah, Jumat (7/6) dini hari. BX/CF

Batamxinwen, Batam – Diduga akibat pengerjaan pelebaran jalan yang terbengkalai dan asal-asalan, sebuah mobil minibus merek Daihatsu Xenia terperosok ke selokan yang dalam di Jalan Laksamana Bintan, tepatnya di Komplek Ruko Batam Center Indah, Jumat (7/6) dini hari.

Kejadian tersebut menyebabkan mobil tersebut mengalami kerusakan di bagian depan dan kolong. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Foto:BX/CF

Menurut Andy S, pengemudi mobil tersebut, dia baru saja mengantar temannya, Budi, pulang ke komplek ruko Batam Center Indah, dan kondisi di sekitar kejadian saat hujan dan gelap akibat tidak adanya penerangan di salah satu jalan utama Kota Batam tersebut.

“Karena gelap dan hujan serta tidak ada rambu, saya tidak bisa melihat jelas patahan selokan, makanya terperosok.” kata Andy.

Dia menambahkan, “Beruntung orang tidak apa-apa, semoga kedepan bisa diperbaiki kondisi tersebut.”

Sementara itu, menurut Budi, penghuni komplek tersebut, kondisi jalan dan selokan yang terbengkalai sudah berlangsung lebih kurang satu tahun. Apalagi penerangan jalan juga sangat minim, sehingga kondisi di jalan sekitar sangat gelap dan membahayakan pengguna jalan. Dan insiden ini merupakan kejadian serupa yang kedua.

“Patahan selokan tersebut sudah dibiarkan satu tahun lebih, tidak ada perbaikan dari pihak terkait. Lampu penerangan jalan juga tidak ada, kalau sudah malam, jalan jadi sangat gelap.” katanya.

Ironisnya, menurut Budi, ada kabar pajak penerangan jalan umum sudah dinaikkan, walaupun warga sekitar Jalan Laksamana Bintan tidak mendapatkan fasilitas umum tersebut.

Kata Dia, “Kami sebagai warga biasa tidak tahu harus protes ke siapa atas kondisi jalan yang terbengkalai dan membahayakan tersebut.”

“Kami cuma berharap instansi pemerintah bisa segera beresin kondisi tersebut. Agar kedepan tidak kejadian serupa dan tidak sampai ada korban jiwa.”

Menurut pantauan Batamxinwen, patahan selokan antara bahu jalan dan selokan cukup tinggi, dan dibiarkan tanpa penghalang. Kondisi tersebut cukup membahayakan pengguna jalan, terutama bagi kendaraan yang keluar-masuk ke komplek tersebut. (CF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here