Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900 Neo. (Foto: Iqbal FIrdaus/kumparan)

Batamxinwen, Jakarta – Terdapat 18 kotak selundupan yang dibawa melalui pesawat baru Airbus A 330-900 Neo milik Garuda Indonesia. Hal ini ditegaskan oleh Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kasubdit Komunikasi Dan Publikasi Bea Cukai Deni Surjantoro menegaskan, 18 kotak itu miliki penumpang VIP yang ikut dalam pendaratan pertama Airbus baru Garuda tersebut.

“Itu punya penumpang VIP on board. Bisa manajerial, manajemen, itu kan pesawat baru. Bukan penumpang biasa,” ujar Deni kepada kumparan, Selasa (3/12).

Menurutnya, 18 kotak selundupan tersebut terdiri dari 15 kotak yang berisi spare part motor Harley Davidson bekas dan sisanya merupakan unit sepeda lipat baru merek Brompton. Seluruh kotak itu diperiksa Bea Cukai pada 17 November 2019.

“Itu kita periksa 17 November 2019, pesawatnya tipe Airbus A 330-900 Neo,” katanya.

Deni memastikan, sepeda lipat baru Brompton itu bisa masuk ke wilayah Indonesia, namun harus menyelesaikan kepabeanannya. Sementara untuk komponen bekas Harley Davidson dipastikan tak boleh dibawa penumpang.

“Yang enggak boleh itu bawa barang bekas. Kalau barang baru itu, misalnya Brompton itu, harus selesaikan kepabeanannya. Kalau bekas, pasti enggak boleh, biasanya bekas itu dikuasai negara,” jelasnya.

Adapun penumpang pembawa komponen motor Harley Davidson bekas itu berinisial SAW, sementara pembawa unit Brompton merupakan penumpang berinisial LS.

“Aku cuma bisa sebut inisial, Harley Davidson itu SAW dan Brompton itu LS. Ini pemeriksaan penumpang biasa,” tambahnya.(*)

Sumber: kumparan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here