ilustrasi

Batamxinwen, Pekanbaru  – Personel Pangkalan Angkatan Laut Dumai, Riau, menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu. Dari hasil penyelidikan, narkoba tersebut dibawa dari negara tetangga Malaysia.

Dalam operasi ini, Lanal Dumai menyita sebanyak 15 kg sabu. Namun sayang, para pelaku melarikan diri.

“Sabu tersebut dikemas dalam 15 paket,” ujar Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto, Kamis 12 September 2019.

Pengungkapan kasus ini berawal pada 10 September 2019. Pihak TNI AL Tom Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai mendapat informasi ada kapal cepat membawa sabu dari Malaysia berada di Perairan Bengkalis, Riau. Namun saat itu, petugas belum menemukan buruannya.

Pada 11 September 2019, sekira pukul 00.20 WIB, petugas mendengar suara mesin kapal di wilayah Bukit Batu, Bengkalis. Petugas langsung mendekati kapal tersebut. Melihat ada petugas, kapal tersebut langsung tancap gas.

“Tim F1QR langsung melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan, namun speedboat tersebut tidak menghiraukan dan terus melaju zigzag,” imbuhnya.

Petugas terus melakukan pengejaran di tengah laut tersebut. Kapal terdeteksi di wilayah yang dangkal. Hal ini membuat kapal TNI AL kesulitan melakukan pengejaran.

“Speedboat pelaku terus melaju mengarah ke area perairan dangkal. Ini membuat tim kewalahan dikarenakan speed Patroli F1QR tidak dapat bergerak bebas di area yang dangkal,” imbuhnya.

Petugas hanya menemukan speedboat tersebut, tetapi para pelaku sudah kabur.

“Kapal mereka ditemukan di Pantai Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Bakul, dalam kondisi sudah dikaramkan. Namun kita menemukan tas besar yang ternyata adalah narkoba,” tutur Danlanal.(*)

Sumber: Okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here