Laut di Belakang Padang tercemar limbah minyak hitam. Foto : istimewa

Batamxinwen, Batam – Limbah minyak berwarna hitam yang diduga strudge oil kembali mencemari air laut diperairan Belakangpadang (Blp), Batam, Kepulauan Riau, Minggu (17/11).

Salah satu aktivis Bank Sampah Blp, Muhammad Suwardi ketika dikonfirmasi mengatakan, pencemaran itu baru diketahui warga sekitar pukul 09.30 pagi tadi.

Menurut Suwardi, diduga minyak hitam limbah tersebut berasal dari kapal tanker yang sengaja membuang limbahnya. Tapi dia juga tidak menutup kemungkinan kalau itu berasal dari Pertamina Pulau Sambu yang kebetulan berada di sebrang.

“Kami sudah berkoordinasi kepada pihak terkait, dan untuk penyebab pastinya belum diketahui, apakah itu disengaja atau memang dari kapal tanker yang bocor,” ujarnya lagi.

Memang perairan itu kata dia merupakan jalur yang hari – hari dilewati kapal tanker. Dan kejadian ini bukanlah pertama kali ditemukan.

Diungkapnya, pencemaran yang terjadi kali ini termasuk yang paling parah dan sangat merugikan sebab minyak sudah sampai ke aliran sungai pemukiman warga.

“Sudah sampai ke pemukiman ini pencemarannya,” ujarnya lagi

Suwardi pun mengaku tidak berharap banyak pada pemerintah dan dinas terkait. Sebab, pemerintah dan dinas terkait sering turun ke lapangan hanya melihat saja, tapi hingga saat ini belum ada langkah penyelesaian masalah. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here