BatamXinwen, Natuna – Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna, akan merubah cara penanganan kasus korupsi. Jika sebelumnya dilakukan dengan cara pencegahan. Kali ini, Kejaksaan akan lebih mengandalkan penindakan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Kejari Natuna, Juli Isnur, didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Syafri Hadi, dikantornya, Rabu (26/09) siang.

“Dari Preventif (Pencegahan) ke Action (Tindakan),” ujar Juli Isnur.

Penanganan secara preventif, kata Juli, yang dilakukan pihaknya di tahun 2018, berhasil mengembalikan uang negara Rp 2 miliar lebih.

“Umumnya tindakan preventif lebih mudah, ketimbang penindakan,” katanya.

Menurut Juli Isnur, langkah preventif, lebih ke mencegah dan mengurangi kemungkinan terjadinya korupsi. Untuk itu, pihaknya akan melihat perkembangan dilapangan.

“Jika masih banyak yang bandel, kami akan ambil langkah action,” pungkasnya. (DR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here