Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepulauan Riau, Yosef Dwi Iwan Prakarsa saat diwawancarai usai acara bertajuk Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi tentang Obat dan Makanan, di Asrama Haji Batam, Kepri, Rabu (20/2) siang. Foto/BX/JPandiangan

Batamxinwen, Batam – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Kepri telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari penggrebekan ruko di Mitra Raya 2 yang menyimpan kosmetik ilegal.

Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan membenarkan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi. Dari saksi yang hadir tersebut diduga salah seorangnya diduga pemilik kosmetik ilegal itu.

“Kemarin seluruh saksi yang kita panggil serta diduga pemilik juga telah memenuhi panggilan penyidik. Kmi periksa cukup lama dari pagi hingga sore hari”ujar Yosef saat dihubungi Batamxinwen,Jumat (22/11/2019).

Namun hasil dari pemeriksaan saksi tersebut, kata Yosef, dirinya belum menerima ringkasan dari penyelidikan yang dilakukan jajarannya.

“Sementara ini kita sudah kumpulkan keterangan saksi. Kita masih dalami peran dari masing-masing saksi. Kita upayakan bulan ini bisa jelas penetapan tersangka nya,” terang Yosef.

Untuk inisial tersangka ,Yosef menyebutkan dari hasil pemeriksaan identitas diduga pemilik kosmetik ilegal Adalah BI.

“Untuk inisial nya BI, dari segi fisik memang ada keturunan chinese tapi masih  WNI, “sebut Yosef.(zel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here