AS “Peringatkan” Korut, Dengan Menembak Rudal ke Suriah

BATAMXINWEN.COM — Washington, Serangan rudal Amerika Serikat (AS) ke Suriah atas dugaan penggunaan senjata kimia adalah peringatan bagi negara-negara lain, termasuk Korea Utara. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson. 

“Tembakan rudal Tomahawk ini menjadi peringatan bagi negara lain, khususnya Korut. Jika Anda melanggar norma internasional, perjanjian internasional, dan gagal memenuhi komitmen serta menjadi ancaman bagi orang lain, kemungkinan akan dilakukan (serangan rudal),” tegas Tillerson, seperti dikutip Reuters, Senin 10 April 2017.

“Sudah sangat jelas tujuan kami bahwa Semenanjung Korea harus bebas senjata nuklir,” lanjutnya.

Ia menambahkan, seharusnya Tiongkok juga setuju dengan tindakan AS ini, bahwa ketegangan situasi telah meningkat dan sebuah tindakan harus diambil.

“Tiongkok diperlukan untuk mengatasi senjata nuklir Korut. Apalagi Presiden Donald Trump sudah bertemu dengan Presiden Xi Jinping,” tuturnya.

Dilansir dari Metronews Menurut Tillerson, rezim Kim Jong-un ini adalah rezim berkemampuan nuklir. Ia juga mengatakan, Trump dan Xi telah sepakat bahwa harus ada denuklirisasi Semenanjung Korea.

Kini, AS dan para sekutunya sedang waspada apabila sewaktu-waktu Korut kembali meluncurkan uji coba rudal balistiknya. Pasalnya, menjelang pertemuan Trump dan Xi, Korut dikabarkan meluncurkan uji coba rudal balistik, meskipun gagal.

Pekan ini, Korut akan merayakan hari jadi mantan pemimpin sekaligus pendiri Korut, Kim Jong-il, yang tak lain adalah kakek dari Kim Jong-un. Jelang perayaan ini, bisa saja Korut meluncurkan kembali uji coba rudal balistiknya.

Sabtu kemarin, Angkatan Laut AS dengan USS Carl Vinson dikabarkan segera berlayar ke Semenanjung Korea dari Singapura dalam rangka unjuk kekuatan usai Pyongyang menguji rudal Scud bulan ini.

Washington tampaknya sangat berharap kepada Beijing agar segera menghentikan program rudal balistik Korut tersebut. *

Sumber: Metronews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here