Piala Sudirman 2019 – Usai Dapat Poin Penuh dari Inggris, Ini Strategi Indonesia Hadapi Denmark Besok

Ganda Putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Sabtu, (27/4/2019). (Repro Kompas.com/PBSI)

Batamxinwen, Nanning – Babak penyisihan Piala Sudirman masih terus berlangsung dan terus menarik perhatian para pecinta olahraga badminton. Khusus untuk Indonesia, perhatian juga tidak surut karena akan menghadapi Denmark.

Pertandingan Indonesia Vs Denmark dijadwal digelar Rabu (22/5/2019) jam 17.00 WIB. Indonesia harus menaklukkan Denmark jika ingin menjadi juara grup sebagaimana yang menjadi target supaya terhindar dari juara grup yang akan menjadi lawannya nanti.

Baca juga: Massa Pendukung Prabowo Mulai Gelar Aksi di Depan Gedung Bawaslu

Menghadapi Denmark, Indonesia mewaspadai tiga sektor yang menjadi senjata utama mereka yaitu tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran.

“Jangan salah, ada tiga kekuatan Denmark yang tidak bisa diremehkan,” kata Achmad Budiharto, Chef de Mission tim Piala Sudirman Indonesia dilansir dari Bandminton Indonesia, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (21/5/2019).

Pertama, mereka punya tunggal putra yang bisa diandalkan. Ganda putra, walaupun pasangan utamanya udah tidak ada, tapi menurut Achmad Budiharto, pelapisnya bukan pasangan yang gampang dikalahkan dan ketemu ganda putra Indonesia selalu ketat.

Baca juga: Diduga Selundupkan Senjata, Bekas Danjen Kopasus Ditangkap

“Di ganda campuran, saya rasa Denmark sudah menemukan pasangan baru. Tiga partai ini patut diwaspadai tanpa mengesampingkan ganda putri dan tunggal putri,” kata Budiharto.

Tunggal putra Denmark diperkuat oleh Juara Dunia 2017, Viktor Axelsen dan Anders Antonsen yang naik podium di Istora pada kejuaraan Daihatsu Indonesia Masters 2019.

Pada sektor ganda putra, Denmark mengandalkan pasangan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen yang ada di rangking delapan dunia. Nama Mathias Boe juga ada dalam susunan tim Denmark.

Meskipun tak lagi diperkuat Christinna Pedersen, namun ganda campuran Denmark tak bisa dipandang sebelah mata. Masih ada Mathias Christiansen yang bisa saja dikombinasikan dengan pemain muda.

Baca juga: Disnaker Minta Perusahaan Bayar THR Seminggu Sebelum Lebaran

Selain itu, ada Niclas Nohr/Sara Thygesen yang pernah mengalahkan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti di German Open 2018. Penampilan tunggal putri Denmark juga mulai meningkat. Mia Blichfeldt menundukkan Gregoria Mariska Tunjung dalam pertemuan terakhir. Selain Blichfeldt, Denmark juga diperkuat oleh Line Kjaersfeldt. Akan tetapi, Gregoria dan Fitriani diharapkan bisa tampil maksimal dan membuat kejutan di kejuaraan beregu.

“Kalau lihat pengalaman yang sebelumnya di Piala Uber dan Badminton Asia Team Championships, tunggal putri bisa tampil luar biasa. Baik Gregoria maupun Fitri, bisa membuat pemain Tiongkok dan Jepang kewalahan, ini patut kita jadikan advantage,” pungkas Budiharto.[]

Sumber: tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here