Wakil Ketua Umum DPP Nasdem, Ahmad Ali di sela - sela Rapat Konsolidasi Nasdem Provinsi Kepri. Foto : Bintang/ BX

Batamxinwen, Batam – Muhammad Rudi mengaku siap ditempatkan di posisi mana saja sesuai arahan tugas dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem dalam Pilkada tahun 2020 mendatang.

Hal itu dikatakannya, mengingat statusnya yang merupakan politisi partai pimpinan Surya Paloh itu. Terlebih posisi pentingnya sebagai Sekretaris DPW Partai Nasdem di Provinsi Kepulauan Riau.

Bahkan Rudi juga meningatkan untuk Wakilnya Amsakar Achmad, untuk menahan diri dulu terhadap hasratnya yang ingin maju sebagai Walikota dalam Pilwako Batam 2020 mendatang.

“Beliau ini (Amsakar) Wakil Walikota, katanya mau daftar Walikota, saya bilang jangan dulu, keputusan ada di pusat sebagai penentu siapa yang boleh maju,” kata Rudi dalam sambutannya di Rapat Konsolidasi Partai Nasdem Provinsi Kepri, di Travelodge Hotel, Batam, Senin (16/12) malam.

Dalam kesempatan itu, Rudi juga memaparkan kondisi Kepri terkini kepada Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Ahmad Ali yang hadir beserta fungsionalis lainnya.

“Untuk di Kepri seperti yang bisa Pak Waketum lihat, semua partai berlomba – lomba mencalonkan kadernya dalam Pilkada nanti, kalau dari Nasdem yang muncul ke permukaan ada saya sendiri dan Pak Amsakar. Saya melaporkan kalau kami belum berani mengambil keputusan sebelum ada izin dari Pak Waketum buat kami,” jelas Rudi.

Rudi melanjutkan, sejauh ini dirinya belum pernah mengeluarkan statement akan maju sebagai Gubernur ataupun Walikota dalam Pilkada nanti. Sampai saat ini dirinya masih menunggu sinyal dari pusat akan ditugaskan bertarung di posisi yang mana.

“Saya mungkin akan maju, tapi saya belum pernah statement akan maju Gubernur atau saya akan maju Walikota kembali. Saya menunggu petunjuk, kalau saya adalah pengurus partai tentunya kebijakan ada di pusat dan saya akan melaksanakannya saja,” jelas Rudi.

Pernyataan Rudi tersebut ternyata langsung ditangkap oleh Ahmad Ali.  Oang nomor dua di Nasdem itu mengatakan, Pusat masih menimbang soal manfaat dan mudharatnya untuk masyarakat di posisi mana Rudi ditugaskan.

Menurut Ahmad, masih banya dukungan dari kader atau simpatisan masyarakat yang ingin Rudi dan Amsakar tetap berada di Batam menjadi poin penting dalam pertimbangan untuk pusat.

“Untuk menang dalam Pilkada nanti, kita butuh kesiapan dan kesepahaman antara seluruh keluarga besar Partai. Kita butuh semangat yang sama untuk melahirkan figur yang berguna bagi masyarakat,” kata Ali.

“Tentu sudah pastilah kalau kemudian Pak Rudi dan Pak Amsakar kembali berpasangan, kita (Nasdem) tak akan sulit dan juga tak akan terlalu capek,” timpalnya. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here