PK-NTT dan IKBSS Sepakat Berdamai Terkait Dugaan Rasisme

Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK-NTT) dan Ikatan Keluarga Besar Sumatera Selatan (IKBSS) Kota Batam sepakat berdamai dimediasi oleh Polresta Barelang

Batamxinwen, Batam – Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK-NTT) dan Ikatan Keluarga Besar Sumatera Selatan (IKBSS) Kota Batam sepakat berdamai terkait masalah ujaran rasisme. Mediasi berlangsung di Mako Polresra Barelang, Batam, Jumat (12/3/2021).

Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Yos Guntur melalui siaran persnya mengucapkan terimakasih kepada PK-NTT dan IKBSS Kota Batam yang telah datang ke Polresta Barelang untuk menghadiri mediasi tersebut.

“Saya meminta kepada seluruh paguyuban yang ada di Kota Batam ini menjaga Kamtibmas yang ada di Kota Batam, Jangan masalah kemarin melebar kemana-mana dan menjadi SARA, jangan sampai terulang seperti pengalaman terdahulu seperti tahun 1999-2000 dan saya sebagai Kapolresta Barelang tidak ingin ada gejolak-gejolak di Kota Batam,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan adanya pertemuan ini permasalahan tersebut diharapkan selesai, dan permasalahan yang ada di Polsek Batam Kota akan diambil alih oleh Polresta Barelang.

“Untuk masalah SUTT dan TV Kabel kita sudah koordinasi dengan bright PLN Kota Batam, dan untuk pembangunan SUTT saya harapkan bisa berjalan dengan baik demi pembangunan wilayah ekonomi. Saya menyampaikan harapan dari bapak Kapolda berharap Kota Batam aman dan kondusif,” bebernya.

Sementara itu, Ketua PK-NTT Kota Batam, Angelius mengatakan pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Kapolresta Barelang yang selalu mengundang pihaknya setiap ada permasalahan paguyuban di Kota Batam.

“Kami juga menginginkan situasi yang kondusif dan kami juga tidak mau ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi dan memperkeruh situasi saat ini,” ujarnya.

Kata dia, hadirnya pihaknya di sana ingin bertemu langsung dengan saudara IKBSS dan pihaknya juga mengesalkan adanya kata-kata yang menyinggung SARA.

“Mari kita selesaikan permasalahan ini dengan bijak,” tegasnya.

Selain itu, Ketua IKBSS Kota Batam, Rizan Nika Astaga mengatakan sampai saat ini pihaknya tidak percaya ada perselisihan antara PK-NTT dengan IKBSS.

“Masalah antara PK-NTT dan IKBSS ini dimanfaatkan pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab, apapun yang akan dilontarkan kata-kata terhadap diri saya mau baik atau tidak baik, termasuk caci maki terhadap diri saya semua itu tidak menjadi sakit hati saya dan menjadi dendam,” ujarnya.

Nika berjanji, tidak ada permasalahan dengan PK-NTT dengan IKBSS Kota Batam. Apabila masih ada permasalahan maka dirinya bersama dengan Ketua PK-NTT yang harus disalahkan.

“Kami sebagai orang tua dari kedua belah pihak. Semoga ini semua menjadi pelajaran untuk kita semua, hari ini saya menyampaikan kepada kita semua tidak ada permasalahan antara PK-NTT dengan IKBSS,” tegasnya. (shafix)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here