Dari kiri: Kabag Humas Polresta Barelang, AKP Bety, Kapolsek Sekupang AKP Yudi Arvian didampingi Kanit Reskrim, Iptu Tigor Dabariba saat mengekspos tersangka pembakar hutan, Rabu (3/2). Foto: BX

Batamxinwen, Batam – Kepolisian Sektor (Polsek) Sekupang berhasil mengamankan 2 pelaku Sutrisno (43) dan Iwan Hartono (47) pembakaran hutan di Sei. Temiang, dan perumahan Southlink, Batam.

Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian mengatakan kedua pelaku tersebut membakar hutan dalam waktu yang berbeda yakni pada Selasa (2/3/2021) dan Minggu (28/2/2021).

Yudi menjelaskan, akibat ulah pelaku, Sutrisno kurang lebih 1 hektar area hutan lindung tersebut terbakar.

“Pelaku menggunakan hutan lindung tersebut untuk bercocok tanam,” jelasnya kepada awak media, Rabu (3/3/2021).

Kata dia, pelaku Sutrisno berhasil dibekuk di lokasi kebakaran, saat itu pelaku tengah berupaya memadamkan api dari hutan yang terbakar tersebut.

“Dari pengakuan pelaku, dia belum lama bercocok tanam di hutan lindung itu,” bebernya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihaknya terkait insiden tersebut yakni satu buah macis warna biru, dua buah mesin pompa air merek Sunshow warna merah, dan satu buah selang pompa air warna biru.

Terkait kronologis kejadian tersebut, Yudi mengatakan berawal dari unit Patroli Polsek Sekupang yang melewati jalan Sei Temiang melihat gumpalan asap tebal, yang berasal dari belakang pemakaman Covid-19, Sei Temiang.

“Lalu anggota kita datangi lokasi asap itu berasal, dan didapati hutan itu sudah terbakar kurang lebih 1 hektar,” katanya.

Sementara itu, terkait pelaku, Irwan Hartono (47), Yudi mengatakan pelaku tertangkap tangan melakukan pembakaran hutan di pinggir jalan Gajah Mada, tepatnya di depan perumahan Southlink.

Ia mengungkapkan, dari keterangan warga sekitar pelaku tersebut mengalami gangguan kejiwaan.

“Jadi kita sudah minta bantuan RSUD untuk mengecek kejiwaannya. Hasilnya masih belum keluar,” bebernya.

Terkait kronologi kejadian tersebut, Yudi menjelaskan kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.50 WIB.

Petugas Polsek Sekupang yang sedang melakukan patroli mendapatkan informasi dari warga mengenai adanya kebakarannhutan di dekat lapangan Golf Southlink.

“Saat itu petugas pun langsung menuju lokasi dan melihat kobaran api yang cukup besar,” jelasnya.

Melihat hal itu, petugas yang dibantu oleh warga yang sedang melintas mencoba memadamkan kobaran api dengan cara manual.

Tak berselang lama, petugas Patroli Polsek Sekupang kembali mendapatkan informasi bahwa ada titik api lainnya lagi yang tak jauh dari lokasi kebakaran pertama.

“Mereka pergi kembali ke lokasi kedua, dan melihat api sudah membakar sampah dedaunan yang kering. Api di titik pertama dan kedua berhasil dipadamkan oleh bantuan warga dan pemadam kebakaran. Kemudian pelaku pembakaran kita tangkap di titik ketiga saat melakukan aksinya,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan pihaknya adalah satu buah macis bewarna kuning yang digunakan pelaku untuk membakar hutan tersebut.

Akibat ulah yang dilakukan kedua pelaku tersebut, Polisi menjerat dengan pasal 36 UU RI No. 11 tahun tentang cipta kerja dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Kemudian, pasal 78 Jo pasal 50 UU RI No. 41 tahun 1999 tentang kehutanan dengan maksimal ancaman hukum 10 tahun penjara.

“Pasal 108 Jo 69 ayat (1) huruf (h) UU RI No. 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” pungkasnya. (Safix)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here