Batamxinwen, Asahan – Aparat Polres Tanjungbalai, menangkap satu unit kapal tanpa nama di perairan Sungai Asahan, Sumatera Utara, Kamis (13/2/2020).

Kapal yang dinakhodai oleh Didut (45) dan empat orang anak buah kapal itu, ditangkap bersama 44 orang penumpangnya.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, penangkapan itu bermula dari patroli yang dilakukan personel Satuan Polisi Air serta Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai di sekitar Sungai Asahan.

Setibanya di koordinat N 2 ° 59’28.0104 dan E 99 ° 49’55.65, polisi yang menggunakan dua kapal patroli (kp) KP II 1023 dan KP II 1014, menemukan kapal bermesin Mitsubishi 4 silinder yang dinakhodai Didut.

Karena curiga dengan muatan kapal, kapal itu kemudian ditarik ke dermaga Satuan Polisi Air Polres Tanjungbalai. Setibanya di dermaga, para penumpang kapal diperiksa, dan diketahui sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) yang masuk secara ilegal ke Malaysia.

“Mereka ini berangkat ke Malaysia tanpa dokumen. Lalu kita tangkap saat mereka akan kembali ke dalam negeri. Totalnya 44 orang. Sebanyak 33 diantaranya laki-laki dan 11 orang perempuan,” sebut Putu.

Putu pun mengaku, polisi sudah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap para penumpang kapal. Termasuk barang bawaan mereka.

“Tapi kita tidak menemukan adanya barang ilegal dari para penumpang. Mereka hanya tanpa dokumen,”sebutnya.

Saat ini, kata Putu, nakhoda kapal atas nama Didut bersama empat ABK-nya, yakni Hasan Nasution, Sumarno, Nordianto dan Ponijan, sedang menjalani pemeriksaan di Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungbalai.

“Kita juga masih memintai keterangan terhadap ke 44 TKI ilegal yang menumpang kapal tersebut,” tandasnya.

Sumber: Okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here