Dodi Pance (27), tersangka penikaman Selin. Foto: BX/ist

Batamxinwen, Batam – Polisi Sektor Nongsa masih mendalami apa yang menjadi motif Dodi Pance (27) tega menikam ponakannya sendiri yang masih berusia dua tahun, Selin.

Menurut Kapolsek Nongsa, Kompol Albert Sihite, dari hasil pemeriksaan awal terhadap Dodi, sementara ini pihaknya masih menduga penikaman itu didorong oleh rasa kesal Dodi terhadap kakaknya sendiri yang merupakan ibu kandung Selin karena tidak dipinjami motor.

“Tapi itu hanya dugaan sementara berdasarkan keterangan tersangka waktu dimintai keterangan. Apa yang menjadi motif pastinya nanti kita rilis,” kata Kompol Albert Sihite pada Batamxinwen.com, Selasa (8/10).

Dodi sendiri kini masih dirawat di ruang Kenanga Kamar 123 RS Soedarsono Darmosewito, Kabil. Pantauan Batamxinwen.com, Senin (7/10) siang, Dodi dijaga ketat oleh polisi berpakaian dinas dan preman. Kondisi Dodi terlihat sudah mulai membaik dan bisa berkomunikasi. Selain dijaga polisi, seorang wanita berambut panjang bertubuh mungil juga terlihat menunggui Dodi yang kaki kanannya terborgol di besi brankar itu.

Sebelumnya, Dodi telah ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan gelar perkara pada Senin sore. Dodi ditetapkan sebagai tersangka setelah menikam Selin menggunakan pisau sebanyak tiga kali di kebun tak jauh dari rumahnya di Kampung Ubi, Teluk Bakau, Nongsa, Jumat (4/10) lalu. (bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here