Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto. (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Batamxinwen, Jakarta – Keberadaan Veronica Koman terus ditelusuri Kepolisian Daerah Jawa Timur. Veronica diburu pascaditetapkan sebagai tersangka penyebaran berita bohong dan provokasi di Asrama Papua Surabay beberapa waktu lalu.

Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Toni Harmanto, mendatangi Konjen Australia di Surabaya untuk memastikan keberadaan Veronica Koman. Berdasarkan keterangan yang didapat, Veronica Koman tinggal di Australia bersama suaminya yang memang WN Australia.

Namun, Toni enggan menjelaskan di bagian wilayah Australia mana Veronica Koman berada saat ini.

“Pagi ini kita datang ke sini ke Konsulat Jenderal untuk memastikan keberadaan yang bersangkutan di negara atau di wilayah mana di Australia. Untuk itu karena diketahui bahwa suami yang bersangkutan oleh warga negara Australia,” ujar Toni di Konjen Australia, Surabaya, Rabu (11/9).

Toni menjelaskan, kedatangannya ke Konjen Australia di Surabaya untuk memastikan kerja sama Polda Jatim dengan pihak Australia dapat membuahkan hasil dalam menemukan keberadaan Veronica Koman di Australia.

“Kami mencoba melakukan langkah-langkah ini hanya untuk memastikan kembali tentang keberadaan bersangkutan di sana,” terangnya.

“Prinsipnya (Australia) tidak akan mencampuri masalah hukum di Indonesia dan kita berharap juga ada kerja sama yang akan diberikan kepada kita berikan dengan permohonan kita,” tambahnya.

Jika hingga panggilan kedua Veronica Koman tidak hadir, maka kepolisian akan menetapkan Veronica Koman dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Seperti dijelaskan Bapak Kapolda kemarin dan kami langkah yang kita kerjakan tadi ada tahapan-tahapannya. Setelah dua kali surat panggilan juga tidak diindahkan oleh bersangkutan, kita tentunya akan menetapkan daftar pencarian orang yang bersangkutan. Berikutnya kita akan melayangkan itu,” pungkasnya.(*)

Sumber: Kumparan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here