Para Pekerja Migran Indonesia yang berhasil diamankan Polisi Polsek KKP, Sabtu, 24 Oktober 2020. Foto: Polsek KKP

Batamxinwen, Batam – Unit Reserse Kriminal Kepolisian Kemanan Kawasan pelabuhan (KKP) Batam berhasil mencegah keberangkatan 9 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Pelabuhan Ferry Internasional, Batamcentre, Kota Batam.

Menurut Kapolsek KKP Batam, AKP Budi Hartono, selain mengamankan 9 PMI yang menjadi korban, pihaknya juga menagamkan satu orang yang diduga sebagai tekong alias orang yang akan mengirimkan para pekerja migran itu ke luar negeri yang diketahui bernama Edi.

“Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pekerja migran ini rencananya akan diberangkatkan ke Singapura,” ujar AKP Budi Hartono, pada Batamxinwen.com, Minggu, 25 Oktober 2020.

Hamid alias Edi, pelaku pengiriman Pekerja Migran. Foto: Polsek KKP

Lanjutnya, diamankannya para pekerja migran yang diketahui berasal dari Jawa Timur dan Sulawesi ini berawal dari informasi dari masyarakat yang diterima pihaknya sejak Rabu, 22 Oktober 2020 pagi. Setelah dilakukan penyelidikan, anggota opsnal Reskrim Polsek KKP yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Muhammad Hazaquan, berhasil mengamankan dua pekerja migran dan tekongnya, beserta barang bukti dua buah paspor dan satu unit Toyota Calya BP 1445 J pada Sabtu pagi.

“Kemudian kita melakukan pengembangan dengan mendatangi tempat penampungannya. Di tempat penampungan itu kita kembali mengamankan 7 pekerja migran. Mereka yang ditampung ini sedang menunggu proses pembuatan paspor sebelum diberangkatkan,” ujarnya.

Setelah diamankan, kata AKP Budi Hartono, para pekerja migran tersebut kemudian diserahkan BNP2TKI untuk dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here