Keempat pelaku curanmor yang merupakan pasangan suami istri dan sepasang kekasih serta barang bukti hasil kejahatan mereka di tampilkan Polsek Sagulung dihadapan sejumlah wartawan, foto : Rega/BX

BatamXinwen, Batam – Jajaran Polsek Sagulung berhasil mengungkap dan menangkap komplotan spesialis pencurian sepeda motor yang selama ini meresahkan di Kota Batam. Ironisnya, keempat pelaku ini merupakan pasangan suami istri dan sepasang kekasih.

Mereka yang dibekuk yakni Koko (35) dan Yus (33), yang merupakan pasangan suami istri. Koko sendiri merupakan Residivis kasus Jambret dan baru keluar dari penjara. Kemudian Rian (30) dan Rahel (28), sepasang kekasih. Rian merupakan residivis kasus curanmor yang juga baru beberapa bulan keluar penjara. Mereka ditangkap di tempat berbeda, Minggu (14/7/2019) lalu.

Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto mengatakan penangkapan dan pengungkapan yang dilakukan jajarannya ini berdasarkan laporan dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

“Pengungkapan ini berawal dari pencurian sepeda motor di SP Plaza Sagulung. Aksi tersangka Rian yang merupakan residivis kasus serupa terekam CCTv. Dari situ kami lakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil membekuk dia dan kekasihnya,” ujar Riyanto, didampingi Kanit Reskrim Iptu Supardi, saat ekspose di Mapolsek Sagulung, Rabu (31/7/2019).

Setelah Rian tertangkap, sambung Riyanto, pihaknya yang melakukan pengembangan kemudian berhasil menangkap Koko dan Yus. Dalam aksinya mereka selama ini berhasil menggondol 30 unit sepeda motor di berbagai lokasi di Kota Batam.

“Dalam kurun waktu 2,5 bulan mereka curi 30 unit sepeda motor. Pernah dalam sehari mereka berhasil mencuri sepeda motor sebanyak lima unit,” kata Riyanto.

Dalam aksinya yang mencuri sepeda motor terang Riyanto, komplotan ini mempunyai peran masing – masing. Rian sebagai eksekutor, jika berhasil motor diserahkan kepada Koko. Sedangkan Rahel yang mengantar Rian mencari target sepeda motor yang hendak di gondolnya. Sedangkan Yus mengantar suaminya (Koko), untuk mengambil motor yang dicuri Rian.

“Dari 30 unit sepeda motor yang dicuri, kami berhasil sita Delapan unit, sedangkan yang lainnya sudah dijual. Selain itu barang bukti yang kami amankan yaitu satu unit mobil Toyota Ayla BP 1024 GP yang digunakan untuk menjalankan aksinya, kunci T dan mesin Gerinda,” ucapnya.

Guna mempertangungjawabkan perbuatannya itu, jelas Riyanto, keempat tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Mereka terancam dihukum tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (Rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here