BatamXinwen, Jakarta – Rasa optimis saat ini tengah dirasakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera). Pasalnya, pencapaian Program Satu Juta Rumah tahun 2018 lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya mengingat per 2018 sudah mencapai 582.638 unit.

“Kami optimistis karena masih punya waktu sekitar 4,5 bulan, di akhir tahun mencapai satu juta rumah dengan proporsi 60 persen hingga 70 persen rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kempupera, Khalawi Abdul Hamid, Sabtu (25/8), dilansir dari beritasatu.com.

Khalawi menambahkan, tantangan pembangunan rumah MBR yakni terbatasnya lahan murah khususnya di kota metropolitan. “Kempupera tengah mendorong terbentuknya land banking systemdan konsepnya sedang dikaji oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang,” jelasnya.

Khalawi juga mengatakan, pemerintah tengah membahas perubahan regulasi mengenai hunian berimbang antara rumah menengah atas dan MBR yang harus dibangun pengembang untuk dapat mempercepat program satu juta rumah.

Seperti diketahui, pada tahun 2015, capaian program satu juta rumah sebanyak 669.770 unit, tahun 2016 sebanyak 805.169 unit, dan tahun 2017 sebanyak 904.758 unit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here