PSMTI dan Apindo Serahkan Sumbangan APD dan Masker kepada Wali Kota Batam

Batamxinwen, Batam – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan apresiasi kepada PSMTI dan Apindo atas sumbangan peralatan dan perlengkapan kesehatan, yang diserahkan Ketua PSMTI Kepulauan Riau Eddy Hussy dan Ketua PSMTI Kota Batam Randy Tan, di alun-alun Balai Kota Batam, Sabtu (21/3).

“Terima kasih atas bantuan yang diserahkan oleh PSMTI dan Apindo hari ini, alat-alat ini memang sangat dibutuhkan sekarang karena memang sedang kekurangan,” ujarnya saat menerima secara simbolis bantuan tersebut.

Menurutnya, dia telah menyampaikan kepada semua unsur Muspida dan tokoh agama, bahwa pengusaha Batam, baik yang dinaungi oleh Apindo, PSMTI, Tzu Chi, dan lainya, bersatu padu dan kompak membantu pemerintah melawan corona.

“Kemarin kita rapat, terkumpul 6,47 miliar, tadi Pak Abidin telepon, sudah hampir 10 miliar, saya minta tambah sampai 20 miliar, sisanya kita akan gunakan APBD karena kita ingin semua tuntas, para ulama, pendeta, dan pemuka agama sudah sepakat juga,” imbuhnya.

Selain alat kesehatan, Rudi juga meminta pengusaha Batam yang dinaungi Apindo, PSMTI, dan organisasinya untuk mendukung operasional pembatasan sosial dan penyisiran orang yang terduga terpapar virus corona di seluruh Kota Batam.

“Kita sudah meminta Dandim dan Kapolres untuk membantu, tentu juga butuh dukungan opersional,” tutur Wali Kota kepada Eddy dan Randy.

Pada kesempatan itu, Eddy selaku Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kepri menuturkan, pihaknya mewakili pengusaha dan masyarakat Tionghoa menyerahkan mesin PCR (Polymerase chain reaction), alat proteksi diri (APD), masker, sarung, dan safety boot untuk penanganan virus corona.

“Kami menyumbangkan mesin CPR untuk uji corona, ada juga 500 APD untuk dokter dan perawat, ini baru tahap, baju APD rencananya kami tambah lagi 4.500,” papar Eddy di hadapan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan sejumlah pemuka agama dan masyarakat yang hadir pada acara sosialisasi penanganan virus corona di Alun-Alun Balai Kota.

Dia juga berjanji, PSMTI bersama komponen masyarakat Batam lainnya juga akan menyumbangkan alat tes cepat,

“Akan sumbangkan alat rapid test, kami rencananya adakan 10 ribu, tetapi alatnya sangat langka sekarang, kami berangsur-angsur, begitu dapat langsung kami serahkan,” pungkas Eddy. (Ependi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here