Udin Pelor (baju putih) menolak Rakor yang diselenggarakan Kadin Batam membahas penolakan Ex-officio BP Batam, foto : JP/BX

BatamXinwen, Batam – Rapat Koordinasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam yang dilaksanakan di Aston Hotel, Jumat (21/12) nyaris ricuh.

Pantauan dilapangan, kericuhan berawal ketika Rapat Koordinasi dengan topik menolak Ex-Officio Sebagai Solusi Dualisme Tata Kewenangan Pembangunan Batam tidak sesuai dengan undangan yang diterima peserta Rakor.

“Apa ini bahas ex-officio, kami setuju Walikota Batam menjabat Ex-officio BP Batam,” teriak Udin Pelor, saat mendengar topik yang dibahas tidak sesuai dengan undangan yang diterimanya.

Dikatakan Udin, dirinya dan masyarakat Batam lainnya bersedia mewakafkan hidup demi kebijakan Pemerintah Pusat. Selain itu, jika BP Batam dipimpin Walikota sebagai Ex-officio maka merupakan keuntungan bagi masyarakat.

“Masyarakat nanti akan mendapatkan pengakuan hak milik tanah dan bangunan, jika keputusan Ex-Officio sebagai pelaksana tugas Walikota Batam,” teriak Udin.

Udin pelor pun sempat memukul dinding ruangan, karena rapat yang diikutinya itu tidak sesuai dengan undangan yang diterima. sejumlah peserta pun sempat mendekatinya dan mengajak keluar ruang. (Cr1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here