BatamXinwen, Batam – Seluruh pedagang pulsa dan seluler di Indonesia yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Celluler Indonesia (KNCI), menggelar aksi unjuk rasa di seluruh daerah di Indonesia.

Hal yang sama juga dilakukan pedagang pulsa yang tergabung dalam KNCI Provinsi Kepri dan melakukan aksi unjuk rasa di halaman DPRD Kota Batam, Senin(2/4) pagi.

Aksi tersebut, sengaja dilakukan sebagai bentuk tuntutan pembatalan kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang membatasi 1 Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk 3 kartu Subscriber Identity Module (SIM).

Mengingat, aturan tersebut dipandang sangat merugikan pebisnis seluler maupun outlet seluler.

Bagi pedagang seluler, penjualan kartu perdana merupakan komoditas seluler yang memberikan kontribusi pendapatan signifikan bagi outlet.

Pembatasan tersebut dikhawatirkan akan mematikan bisnis outlet seluler.

Danang setiap salah satu pengunjuk rasa yang ditemui Batam Xinwen menuturkan kedatangan mereka menuntut adanya perubahan dalam peraturan yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Ada 4 tuntutan yang kami sampaikan dalam aksi nasional. Yakni hapuskan aturan pembatasan 1 NIk untuk 3 kartu SIM, Pemerintah harus berani menjamin keamanan data masyarakat,” jelas Danang.

Selain itu, tambahnya, Menkominfo harus bertanggungjawab karena telah ‘membohongi’ outlet seluler melalui Keputusan Dirjen PPI yang disampaikan secara terbuka dihadapan seluruh stakeholder telekomunikasi seluler pada 7 November 2017.

“Dan terakhir memohon kepada Presiden Indonesia Ir Joko Widodo untuk turut serta menyelesaikan dan memenuhi permintaan kami,” jelasnya.

Aksi KNCI se- Nasional ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah di Indonesia. Di antaranya Aceh, Medan, Batam, Bengkulu, Jambi, Padang, Palembang, Lampung, Pekanbaru, Bandung, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Surabaya, Madura, Malang, Yogyakarta, Semarang, Solo, Bali Banjarmasin, Makassar dana lainnya.

Untuk di Batam sendiri, para pengunjuk rasa diterima secara langsung oleh Harmidi Wakil Ketua Komisi II dan Ketua Fraksi Gerindra Kota
Batam.

Ia pun berjanji akan mencatat semua tuntutan dan menyampaikannya ke Diinas Kominfo untuk meneruskan ke Kemeninfo.

“Kami sudah tahu maksud dan tujuan. Kita akan catat semua aspirasi untuk disampaikan ke Kominfo,” kata Harmidi.(isu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here