BatamXinwen, Batam – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri melakukan sosialisasi penyuluhan Polisi Sahabat Anak kepada pelajar SD Cendana, di Pendopo Polda Kepri, Jum’at (6/7) pagi.

Ratusan pelajar bersama guru pembimbingnya tersebut, tampak bergembira dan terlihat antusias saat dipandu tiga Polwan yakni Brigadir Rianti Novalina, Brigadir Nolanda Mustika dan Briptu Ika Febriani mengajak mereka bernyanyi bersama.

Para pelajar pun diberikan hadiah jika bisa menjawab beberapa soal dari polwan tersebut.

Usai bernyanyi dan bermain bersama tiga Polisi Wanita, anak-anak tersebut diberikan pengetahuan tertib berlalu lintas, pengenalan rambu lalu lintas dan cara menyeberang jalan agar aman dan selamat.

Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Kepri, AKBP Dewantoro S Adi mengatakan, tagline Polisi Sahabat Anak merupakan cara Polisi untuk lebih dekat kepada anak-anak.

Hal itu merupakan wujud kepedulian Polri dalam memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat khususnya anak usia dini, sehingga dapat membiasakan mereka sejak usia dini untuk tertib berlalu lintas. 

“Anak-anak cukup antusias dan guru-guru juga mendukung,” kata

Sosialisasi ini juga, sambung Dewantoro, agar anak-anak tersebut tahu akan tugas dari seorang Polisi.

Selain itu, pendekatan tersebut juga dilakukan agar tak timbul lagi rasa takut (phobia) anak-anak kepada polisi, dan justru mereka merasa bangga akan tugas mulia seorang Polisi sebagai pengayom masyarakat.

“Hal seperti inilah yang ingin kami tanamkan kepada mereka sejak dini. Jangan lagi jadikan polisi sebagai bahan menakut-nakuti anak kita,” ujarnya.

Usai diberikan pengetahuan berlalu lintas, 120 bocah lucu-lucu tersebut diajak berkeliling Mapolda Kepri dan melihat-lihat beberapa kendaraan Ditlantas Polda Kepri.

Mereka juga diajak melihat aktifitas Polisi K9 dan melihat dari dekat aktifitas Cobra, nama salah satu anjing Polisi. Setelah itu, anak-anak diajak berkumpul di hanggar sembari melihat Helikopter.

Dipenghujung kegiatan, anak-anak tersebut diberikan bingkisan dan oleh-oleh dari Polisi. Anak-anak itu juga tak sungkan mengajak polisi untuk berswafoto bersama.

“Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak tidak lagi takut kepada polisi. Sebab selama ini jika melihat polisi mereka takut, stigma ini yang ingin kami hilangkan,” ujar Briptu Ika Febriani. (ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here