Sejumlah keluarga dan kerabat menaburkan bunga di atas pusaran makam Hamida binti Tengku Abdullah, yang merupakan ibu kandung dari istri Wali Kota Batam HM Rudi, Marlin Agustin di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Panas, Batam, Kepri, Kamis (17/1/2019). Foto/BX/JPandiangan

BatamXinwen, Batam – Hamida binti Tengku Abdullah yang merupakan ibu kandung dari istri Wali Kota Batam HM Rudi, Marlin Agustin meninggal dunia di Rumah Sakit KPJ Johor Bahru, Kamis (17/01).

“Meninggal dunia saat menjalani perobatan di Rumah Sakit KPJ Johor Bahru. Diperkirakan sekitar pukul 02.28 waktu Johor Bahru atau sekitar pukul 01.28 WIB,” ucap Yudi saat ditemuin saat pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Panas, Batam, Kepri.

“Sekarang proses pemakaman semua SKPD ada datang untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mengantarkan beliau ke tempat peristirahatan terakhir,” tutup Yudi.

“Ibu Hamida binti Tengku Abdullah dikenal sebagai sosok yang sopan. Beliau layak menjadi panutan sampai akhir hayatnya,” ucap Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad.

Amsakar mengharapkan keluarga yang ditinggalkan tetap sabar karena sudah menjadi takdir yang Kuasa.

“Beliau selalu mengingat saya dan istri. Ibu Hamida binti Tengku Abdullah selalu mananyakan keberadaan istri jikalau datang sendiri berkunjung ke rumah Walikota Batam, Muhammad Rudi,” cerita Amsakar saat mengenang perhatian dan perbuatan almarhum.

“Mulai awal menikah tidak pernah saya di Marah oleh beliau. Ibu Hamida binti Tengku Abdullah terlalu baik kepada saya dan keluarga,” ujar Walikota Batam, Muhammad Rudi usai melakukan prosesi pemakaman.

Rudi menuturkan semasa hidup Ibu Hamida binti Tengku Abdullah selalu memberikan motivasi dan nasehat kepada istri. Beliau tidak langsung menyampaikan kepada saya.

“Bukan karena sakit beliau meninggal, melainkan jatuh saat berada di kamar mandi sehingga mengalami patah tulang,” ujar Rudi.

Rudi menambahkan walaupun sudah jatuh dan patah tulang beliau enggan memberitahukan langsung kepada kami anak-anaknya.

“Setelah jatuh dan mengalami patah tulang beliau tidak bisa bangun. Beliau hanya terbaring di tempat tidur. Kami mengetahui semuanya dari pembantu rumah tangga,” kata Rudi.

Rudi memaparkan setelah mengetahui kondisi beliau langsung membawanya langsung ke rumah sakit KPJ Johor Bahru.

“Sudah takdir yang Maha Kuasa ibu Hamida binti Tengku Abdullah harus dipanggil. Kami yang ditinggalkan juga ihklas terhadap kepergianmu beliau,” tutup Rudi sembari mengajak awak media nanti malam untuk hadir tahlilan di kediamannya.(Cr1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here