BatamXinwen, Batam – Pencabulan yang dilakukan PTN (33) terhadap Mawar, bocah perempuan 6 tahun di kavling kawasan Industri Sekupang, ternyata dilakukan oleh kerabat Orangtua korban.

Ironisnya, hal ini dilakukan orang dekat korban, yang sehari-hari tinggal, makan dan tidur satu rumah bersama korban dan keluarganya.

S (46) ayah korban mengaku kejadian ini berawal saat pengakuan anaknya, Mawar, terkait sakit di bagian kemaluan kepada dirinya.

“Awalnya saat Mawar hendak buang air, dan mengaku tidak bisa dan mengaku pantatnya sakit,” kata ayah korban saat ditemui BatamXinwen, Senin (9/4).

Dia mengaku dari sanalah dirinya curiga dan akhirnya setelah dibujuk, anaknya mengaku bahwa perbuatan asusila yang dialami korban dilakukan Ptn (33) orang yang selama ini menumpang tinggal kepada ayah korban.

“Pengakuanya hal ini dilakukan pelaku siang hari, Jumat (6/4) saat itu, Mawar hendak buang air kecil di rumah,” jelas S.

Bahkan dari pengakuan Mawar, tidak saja duburnya, kemaluannya juga dijamah pelaku.

“Awalnya dikorek-korek menggunakan jari, namun belakangan alat kelamin pelaku masuk di kemaluan korban,” ungkap S.

Ayah korban juga mengaku, Mawar sempat, melawan namun karena EG masih kecil sehingga Pnt lebih leluasa melampiaskan hawa nafsunya kepada EG.

“Korban sempat menggigit Ptn, namun gigitan itu ditepisnya. Hingga akhirnya Ptn leluasa melakukan hawa nafsunya,” ujar Ayah korban.

S menambahkan kasus ini sudah dilaporkan dirinya ke Polsek Sekupang dan pelaku sudah diserahkan ke Polsek Sekupang.

“Kami berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal dari perbuatannya. Karena korban dalam hal ini masih anak-anak,” kata S.

Kapolsek Sekupang Kompol Oji Fahroji saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut menunggu hasil visum rumah sakit, dan dasar laporan pihak keluarga korban.

“Iya ada laporan dugaan kasus asusila, hingga kini masih tahap lidik, pemeriksaan saksi dan korban telah dilakukan. Terduga Pelaku juga udah kami mintai keterangan dikantor,” kata Oji senin (9/4) siang. (pca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here