Paulus Amat Tantoso usai menjalani persidangan di PN Batam. Foto: BX/icank PM

Batamxinwen, Batam – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batam menghadirkan dua dokter dari RS Santa Elisabeth Batamkota sebagai saksi, dalam persidangan pemeriksaan saksi perkara penganiayaan dengan terdakwa Paulus Amat Tantoso, Senin (7/10).

Kedua saksi yang dihadirkan JPU Rumondang SH yaitu dr Yolanda yang bertugas di UGD dan dokter spesialis bedah dr Fredy Damanik Sp B.

Kuasa hukum Paulus Amat Tantoso, Nur Wafiq Warodat mengatakan, dari keterangan saksi diketahui bahwa luka akibat tikaman yang dialami Kelvin Hong tidal menimbulkan luka berat yang potensial pada korban.

“Saya tanyakan pada saksi apakah korban mengalami luka berat? Saksi menjawab tidak ada. Bahkan saksi mengatakan hasil observasi di hari keempat korban sudah diizinkan pulang,” ujar Nur Wafiq.

Lanjut Nur Wafiq, hasil observasi dokter juga menjelaskan bahwa pada korban luka tusuk mengalami tanda vital stabil, tensi stabil, tidak ada pendarahan aktif, dan korban masih dalam keadaan sadar.

“Saya tanyakan kepada para saksi apakah karakter luka tusuk pada korban yang menyebabkan cacat permanen atau kehilangan salah satu fungsi panca indera? Menurut saksi tidak ada,” katanya. (jkf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here