Foto : istimewa

BatamXinwen, Batam – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap 12 orang pelaku penyebaran berita hoax di media sosial (medsos) Facebook.

Mereka yang ditangkap adalah Darmawan (41), El Wanda (31), Rahmat Aziz (33), Jefri Hasiolan Sitorus (31), Dina Nurma Lestari (20),  Nurdin (23), Anisah (30), Oktavianti (30), Tintin Kartini (34), Sumiyati (33), Nurmiyati (22), Usman ST (28).

Para pelaku tersebut mengunggah gambar, video dan tulisan dengan konten tentang penculikan anak dan juga tentang jatuhnya pesawat melalui akun Facebook milik tersangka dan menyebarkannya.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga mengatakan para tersangka tersebut ditangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di sejumlah tempat berbeda.

“Mereka telah menyebarkan berita bohong tentang penculikan anak sehingga menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat terutama bagi para orang tua yang punya anak kecil,” kata Erlangga.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, motif para tersangka menyebarkan informasi palsu mengenai penculikan anak adalah agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati menjaga anak mereka. Begitu juga tentang pesawat jatuh, yakni sebagai bentuk ucapan belasungkawa. Saat ini, polisi masih menelusuri keterkaitan antara 12 orang tersangka.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 14 ayat (2) Undang – Undang nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana junto Pasal 35 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 12 tahun dan atau denda paling banyak Rp 12 miliar. (rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here