Batamxinwen, Jakarta – Fasilitas ruang isolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso disebut cukup lengkap dan mewah. Bahkan, Dirut RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril sebelumnya sempat mengatakan, fasilitas ruang isolasi dan pelayanan yang didapat pasien setara dengan fasilitas menginap di hotel berbintang.

Para pasien suspect virus corona (Covid-19) yang dirawat di rumah sakit tersebut saat ini biayanya dijamin oleh negara alias gratis. Lalu, kira-kira berapa biaya perawatan pasien isolasi di RS tersebut jika tidak ditanggung oleh negara?

Direktur Medik dan Keperawatan RSPI Sulianti Saroso, Dyani Kusumowardhani mengungkapkan, biaya perawatan pasien di ruang isolasi tergolong mahal. Sebab, para perawat maupun dokter yang melakukan pengawasan sendiri harus mengenakan pakaian khusus Alat Pelindung Diri (APD).

“Biayanya banyak, karena kita menggunakan APD lengkap itu saja sudah lumayan besar biayanya. Kemudian dalam satu hari sekian petugas yang akan datang memeriksa dan harus pakai APD tersebut pagi, sore, malam, itu kan pasti biayanya besar,” ujar Dyani menjawab pertanyaan Indozone, Jumat (6/3/2020).

Selain perlengkapan medis, suplemen dan makanan yang diberikan kepada pasien juga membutuhkan biaya tinggi. Terlebih, enam dokter spesialis secara intensif memantau kondisi para pasien tersebut.

“Biayanya besar, bisa mencapai Rp10 juta per malam, kurang lebih, tergantung kondisi pasien,” tuturnya.

Dyani juga mengungkap, fasilitas-fasilitas yang terdapat di ruang isolasi antara lain hampir sama dengan ruang perawatan biasa, hanya saja di dalam ruang isolasi, ruangan tersebut disetting dengan tekanan negatif dan dilengkapi sistem sirkulasi udara yang canggih agar virus tidak menyebar ke pasien lain.

“Satu kamar satu bed, ada monitor untuk mengawasi pasien,” pungkasnya.(*)

Sumber: Indozone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here