BatamXinwen, Tanjungpinang – Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali menyebutkan, untuk mengetahui penyebab kematian Dewi, Polisi akan melakukan autopsi.

“Besok (Selasa) kita akan autopsi bersama dengan tim Dokkes Polda Kepri,” ujar Ali pada Senin (7/1).

Proses autopsi diperlukan polisi untuk mengetahui penyebab kematian korban. Meskipun saat ditemukan, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Budi Suryani alias Dewi (35) ditemukan tewas di kamarnya yang berada di bekas Hotel Sadap, Tanjungpinang pada Minggu (6/1) kemarin.

Kondisi jasad korban ditemukan sudah membusuk, dengan posisi tubuh terlentang di dalam kamar mandi. Polisi menduga korban sudah meninggal sejak satu minggu lalu.

Kabar kematian Dewi pertama kali diketahui oleh penjaga kos yang mencium aroma tidak sedap dari kamar korban. Keseharian korban diketahui bekerja sebagai tukang pijit dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

Berdasarkan identitas berupa KTP yang ditemukan, korban merupakan wanita kelahiran Purworejo, Jawa Tengah. Dari alamat yang tertera, korban tinggal di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sungai Jang, RT 01/ RW 02, Kecamatan Bukit Bestari.(Brm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here