BatamXinwen – Kementerian Perindustrian menyebutkan perusahaan elektronik asal Jepang yakni Sharp Coorporation, siap meningkatkan investasinya di Indonesia.

Keputusan tersebut terjadi ketika Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bertemu dengan CEO Sharp Corp Tai Jeng Wu.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Harjanto mengatakan, Indonesia merupakan pasar yang potensial bagi perusahaan mereka untuk mengembangkan bisnisnya.

Apalagi selama ini, beberapa produk Sharp begitu digandrungi oleh masyarakat Indonesia.

“Mereka melihat Indonesia merupakan pasar potensial yang besar dan bisa menjadi basis manufaktur untuk meningkatkan daya saing produknya, guna memenuhi kebutuhan pasar domestik dan global,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (14/6).

Menurut Harjanto, hal tersebut tentunya merupakan hal yang positif bagi Indonesia yang saat ini tengah mendorong agar sektor manufaktur bisa tumbuh tinggi.

Dirinya berharap agar beberapa perusahaan elektornik lainya bisa mengikuti jejak Sharp untuk menginvestasikan uangnya ke Indonesia.

“Selain Sharp, sebanyak 24 industri komponen telepon seluler (ponsel) dari China yang bermitra dengan Xiaomi, juga telah menjajaki lokasi industri di Pulau Batam untuk berinvestasi dan mendukung pengembangan industri ponsel di dalam negeri,” jelasnya

Selain itu lanjut Harjanto, perusahaan ponsel Nokia juga berniat untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Bahkan, Nokia berniat untuk melibatkan mitra lokal di Indonesia untuk mengembangkan indsutri ponsel yang berskala global.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here