kepri
Isdianto belum juga mengumumkan kepada publik tentang siapa bakal calon yang akan mendampingi/BX/Foto: Ist

Batamxinwen, Batam – Kontestasi Politik di Kepulauan Riau (Kepri) semakin menarik di simak. Hal ini menyusul dengan mulai digadang-gadangnya sejumlah bakal pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Meskipun tahapan pendaftaran di KPU terbilang masih jauh, namun beberapa kandidat diketahui telah mengumumkan pasangannya hingga menyebarkan Alat Peraga Kampanye.

Seperti diketahui, poros ‘Duta Mas’ telah lebih dulu memutuskan duet Soerya-Iman yang diusung koalisi Partai Gerindra, PKB dan PDIP sebagai penantang petahana, Isdianto dalam laga Pilkada Kepri 2020 mendatang. Menariknya, hingga berita ini terbit, Isdianto belum juga mengumumkan kepada publik tentang siapa bakal calon yang akan mendampinginya kelak.

Danlantamal VIII Beri Kejutan Kapolda Sulut Pada Hari Bhayangkara Ke-74

Kabar terbaru, pilihan pendamping Isdianto sudah mengerucut pada dua nama. Namun ketika dikonfirmasi terkait dua nama tersebut, tim Isdianto enggan berkomentar lebih jauh. Berdasarkan sumber yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa kedua nama tersebut adalah Marlin Agustina dan Ria Saptarika.

“Pilihannya sekarang lebih spesifik, antara Marlin atau Ria Saptarika. Kita masih perlu menunggu hasil survei dari beberapa lembaga sebagai pembanding,” ungkapnya kepada awak media di kawasan Batam Center, Kamis (02/07).

Sebagai petahana, Isdianto dinilai sangat hati-hati menentukan calon wakilnya. Demikian seperti diungkapkan oleh Pengamat Politik Kepri, Irfan Dinata. Menurutnya, banyak yang harus dipertimbangkan sebelum akhirnya Isdianto memutuskan untuk ‘berlayar’ pada Pilkada mendatang.

Video Cewek Tampar Pengantin Pria Pernah Viral

“Saya kira yang menjadi alasan kenapa hingga hari ini Isdianto belum juga mengumumkan calon pasangannya adalah hasil survei. Dan itu sangat wajar,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Kamis (02/07).

Terkait dua nama tersebut, Irfan justru mengaku heran dengan munculnya nama Ria Saptarika dalam bursa wakil. Pasalnya menurut Irfan, sebelumnya Ria bukanlah figur yang masuk dalam hitungan Cagub ataupun Cawagub. Bahkan, secara modal sosial, meskipun berstatus sebagai Anggota DPD RI, namun Ria bukanlah figur yang memiliki modal sosial yang kuat.

“Nampaknya ada yang sengaja memainkan isu Ria Saptarika pada Pilkada kali ini. Karena begini, Ria ini bukan orang partai, kemudian secara elektoral juga tidak seberapa jika dibandingkan dengan pesaingnya, Marlin Agustina. Jadi menurut saya, Marlin Agustina jauh lebih kuat jika dibandingkan dengan Ria Saptarika, baik secara kekuatan figur ataupun social capital,” imbuhnya.

Rudi Bentuk Tim Untuk Pengajuan Kembali Bukanya Dua Jalur Pelayaran Internasional

Menanggapi spekulasi yang menyebutkan Isdianto berpotensi tak mendapat ‘perahu’ pada Pilkada, menurut Irfan sangat tidak mungkin. Hal ini lantaran poros ‘Ayah Sani’ masih sangat kuat meskipun hingga hari ini belum ada partai yang secara resmi memberikan dukungannya.

“Kasusnya beda dengan Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi yang gagal maju lantaran tidak adanya partai yang mengusung. Salah satu faktornya adalah hasil survei yang cenderung stagnan. Kalau Isdianto justru semakin meroket dibanyak survei terkahir. Jadi tidak mungkin kalau tidak ada partai pengusung,” pungkasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here