Stock Premium Berkurang di SBPU Batam

BATAMXINWEN.COM, Batam – Para pengendara kendaraan pribadi roda dua dan empat selalu kecewa saat mengisi bensin hampir disetiap SPBU yang ada di Batam, pasalnya bensin selalu mengalami habis karena diduga pasokan quota premium dikurangi pertamina.

“Bensin habis karena quota dikurangi pertamina terpaksa dialihkan ke petralite,” kata salah seorang operator SPBU Batamcentre yang enggan disebutkan namanya. Minggu(11/06/2017).

Kata dia, Biasanya kami mendapat jatah 25 ton tetapi saat ini hanya 8 ton, sehingga mau tak mau dialihkan ke yang lain seperti pertamex dan petralite, kalaupun premium masuk terkadang antri panjang.

“Konsumen terpaksa mengisi petralite, namun tidak ada paksaan,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pengendara roda dua Roni mengatakan, sudah hampir dua bulan terakhir premium langka di SPBU, dan petugas operator akan selalu memberi tahu pasokan dikurangi pertamina dari seperti biasanya.

“Ekonomi makin sulit, diperparah lagi premium langka, ya mau tak mau gunakan petralite,” ujarnya.

Ia berharap pertamina Kepri selalu beralasan premium tidak dikurangi quotanya, padahal kenyataan benar dan terpaksa gunakan petralite dan pertamex, makin susahlah masyarakat.

Sedangkan, bulan lalu, PT Pertamina Region I Sumbagut membantah adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak(BBM) jenis premium di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum(SPBU) yang ada di Batam dan Tanjungpinang.

“Pertamina masih tetap menyalurkan premium dan membantah kelangkaan karena setiap hari tetap disalurkan oleh Pertamina,” Kata Area Manager Communication and Relations Pertamina Sumbagut Fitri Erika beberapa waktu lalu usai lounching gas 5,5 kilo.

Kata dia, penyaluran premium di wilayah Provinsi Kepri mencapai 800 kilo liter per hari atau 800.000 liter per hari. Berdasarkan jumlah tersebut, penyaluran premium di Kota Tanjungpinang dan Bintan sebanyak 100 kilo liter per hari dan Kota Batam sebesar 350 kilo liter per hari. Sedangkan, stok premium sisanya disalurkan ke Kabupaten atau Kota lainnya di Provinsi Kepri.

Ia juga menjelaskan bahwa stok premium di terminal BBM Kijang, Kabupaten Bintan juga dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kondisi beberapa hari lalu, kita melakukan pengaturan agar ketersediaan produk jenis BBM lainnya juga dapat terlayani kepada masyarakat,” pungkasnya.(red/di/sw).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here