Keempat pelaku curanmor yang merupakan pasangan suami istri dan sepasang kekasih serta barang bukti hasil kejahatan mereka di tampilkan Polsek Sagulung dihadapan sejumlah wartawan, foto : Rega/BX

BatamXinwen, Batam – Koko dan Rian beserta masing – masing pasangannya yang ditangkap Polisi karena mencuri sepeda motor, nekat melakoni pekerjaan yang bertentangan dengan hukum karena butuh biaya untuk hidup. Sebab, kedua residivis yang baru beberapa bulan keluar penjara itu tidak mempunyai pekerjaan tetap.

“Iya untuk kebutuhan hidup sehari – hari. Karena saya tidak punya kerjaan tetap,” ujar Koko, kepada wartawan saat ekspose di Mako Polsek Sagulung, Rabu (31/7/2019).

Dalam mencuri sepeda motor, kata Koko, dirinya hanya butuh waktu 15 menit untuk membawa kabur motor yang sudah menjadi targetnya itu.

“Jadi kan kami pakai mobil, begitu nampak motor yang sudah kami incar. Mobil kami parkiran di samping motor. Selah berhasil langsung kabur,” ucapnya.

Diakuinya, motor yang berhasil dicurinya itu kemudian dijualnya kembali ke luar Kota Batam dengan harga bervariasi mulai dari Rp 1,5 juta.

“Iya motornya kami kumpulkan dulu, setelah ada beberapa unit baru kami jual,” ucapnya.

Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto menuturkan aksi pelaku yang mencuri sepeda motor di sejumlah lokasi di Kota Batam sangat berkelas dan merupakan modus baru. Kedua pelaku ini memiliki peran masing – masing dalam menjalankan aksinya.

“Aksi mereka sangat terorganisir, pelaku memiliki peran masing-masing,” kata Riyanto.

“Rian ini merupakan residivis atas kasus yang sama, sementara Koko residivis atas kasus jambret,” kata Riyanto. (Rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here