Tanah Bergerak di Brebes 38 Rumah Rusak, Dua Dirobohkan

Iustrsi pergeseran tanah. (Foto iStockphotoLuckyTD)

Batamxinwen, Jakarta – Tanah bergerak terjadi di dua desa, di Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah, pada Selasa (12/1) dan Kamis (14/1), usai hujan lebat. Sebanyak 38 rumah dilaporkan rusak.

Abdul Farid, Kepala Seksi Logistik Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Brebes, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/1), mengatakan insiden tanah bergerak itu terjadi di dua wilayah.

Pertama, Dukuh Sambung Regel, RT 03 RW 03, Desa Manggis, Kecamatan Sirampog, Brebes, Selasa (12/1). Kedua, Dukuh Legoksari, RT 01 RW 03, Desa Buniwah, Kecamatan Sirampog, Brebes, Kamis (14/1).

Menurutnya, hujan dengan intensitas lebat terjadi di wilayah tersebut pada Kamis (14/1) pukul 05.00-16.00 WIB. Abdul menyebut tanah bergerak itu membuat 27 bangunan di Desa Manggis rusak, yang terdiri dari 25 rumah, satu musala, dan satu unit TPQ.

Sementara, kerusakan di Desa Buniwah mencapai 14 bangunan, yang terdiri dari 13 rumah dan satu masjid. “60 warga Desa Manggis mengungsi,” ucap dia.

Selain itu, jalan desa penghubung antar RT putus dan jalan poros penghubung Desa Manggis dan Buniwah retak-retak.  Ia menyampaikan tanah bergerak ini tidak memicu korban jiwa. Namun, pihaknya merobohkan dua rumah yang dianggap membahayakan di Desa Manggis.

“Rumah sementara yang kami pantau itu dua yang sudah dirobohkan. Atapnya sudah membahayakan sekali, sehingga harus dikosongkan” ujar dia. Terkait hal tersebut, Satgas BPBD Brebes bersama relawan melakukan penutupan rekahan agar aliran air tidak masuk. Pihaknya pun meminta warga segera mengungsi jika terjadi hujan dengan intensitas sedang atau lebat.

Satgas BPBD Brebes juga mengimbau warga yang beraktivitas di dalam atau luar rumah agar selalu hati-hati dan tetap waspada mengingat hujan dengan intensitas lebat kerap terjadi.

Kondisi terkini, katanya, di dua lokasi tersebut sudah kondusif. Namun, tetap ada relawan yang disiagakan. Warga yang mengungsi di posko juga sudah merapat ke rumah kerabat. (***)

Sumber CNN Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here