Saat melakukan penanaman mangrove secara simbolis bersama istri Wakil Presiden, Mufiddah Kalla, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, beserta rombongan, Iriana Jokowi tidak segan-segan turun langsung ke dalam lumpur laut. Foto: BX/Rega

Batamxinwen, Batam – Ibu Negara Iriana Jokowi mengaku tidak takut terkena panasnya sinar matahari dan kotornya lumpur saat menanam 5000 pohon mangrove di sekitar Pelabuhan Pancur, Tanjungpiayu, Kota Batam, Rabu (7/8) siang.

Saat melakukan penanaman mangrove secara simbolis bersama istri Wakil Presiden Mufiddah Kalla dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, beserta rombongan, Iriana Jokowi tidak segan-segan turun langsung ke dalam lumpur laut.

“Kita menanam mangrove ini dengan hati. Saya tidak takut kotor, kena panas, wajah saya sudah hitam nanti tambah hitam itu malah bagus,” kata Iriana dalam sambutannya di Pelabuhan, Tanjungpiayu.

Iriana Jokowi mengaku mendapat referensi cara penanaman mangrove yang benar saat berkunjung ke Jepang beberapa bulan lalu. Ia juga telah menanam 170 ribu pohon mangrove di 34 propinsi termaksud di Batam.

“Selama ini kan hanya sosialisasi saja. Jadi Semarang kita terjun langsung bersama masyarakat untuk menanam. Hal itu dilakukan agar lingkungan bisa bersih,” ucapnya. (Rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here