Pengendara motor mengantre isi BBM di SPBU Poros, Karimun. Foto : Andra/BX

Batamxinwen, Karimun – Pengelola SPBU Poros yang terletak di jalan Sudirman Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun Kepulauan riau merasa was-was tentang krisisnya Bahan Bakar Minyak (BBM) di Batam dan Tanjungpinang.

“Kita risau juga kalau sampai Karimun ikut krisis BBM. Memang sampai hari ini masih aman, tapi tak tahu kedepannya bagaimana,” kata Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Karimun Devanan Syam, Rabu (9/10) siang.

Kerisauan yang dirasakan oleh Dev diantaranya adalah jika pemerintah membuat kebijakan mengurangi jumlah pasokan.

“Tapi memang sampai sekarang belum ada pemberitahuan ataupun dikurang, dan mudah-mudahan tak ada pengurangan lagi,” harapnya.

Menurutnya permasalahan stok mungkin dapat diatasi dengan kontrol penggunaan BBM jenis premium melalui kebijakan pemerintah.

“Seperti untuk solar di beberapa daerah di Jawa dan sebagian Sumatera sudah pakai kartu kontrol,” ucapnya.

Untuk Kabupaten Karimun, Dev menyebutkan bahwa mendapatkan kuota bahan bakar dari Pertamina sekitar 240kiloliter, dan untuk jumlah yang diperoleh tersebut dinilai masih mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Karimun. (Andra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here