Foto : internet

Foto : internet

Batamxinwen, Tanjungpinang – Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) khusus Kepri melakukan penegahan terhadap satu unit Kapal Motor (KM) Lestari bermuatan barang bekas dari Singapura di perairan Tanjung Uban beberapa hari yang lalu.

Informasi yang dihimpun, saat melakukan penegahan, petugas Bea dan Cukai yang berada di Kapal Patroli Kanwilsus DJBC Kepri terpaksa melepaskan tembakan peringatan. Karena kru KM Lestari melakukan perlawanan saat kapal akan di tarik ke dermaga Kanwil DJBC Kepri.

Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, selaku Humas Kanwil DJBC Khusus Kepri, Abdul Rasyid membenarkan pihaknya melakukan penegahan terhadap KM Lestari. Saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam atas pelanggaran yang ditemukan dari kapal tersebut.

“Penegahanan dilakukan berdasarkan informasi, bahwa ada pemasukan barang dari Singapura tujuan Tanjungpinang,” ujar Rasyid.

Dari hasil pemeriksaan di tengah laut, sambung Rasyid, ditemukan barang bekas diatas kapal tersebut. Karena tidak memungkinkan dilakukan pemeriksaan di tengah laut, maka dilakukan penindakan dan penarikan kapal ke dermaga Kanwil DJBC Khusus Kepri.

Rasyid juga membenarkan terjadi perlawanan dari kru kapal ketika mengetahui bahwa kapal tersebut akan di tarik ke dermaga Kanwil DJBC Khusus Kepri. Pihaknya pun terpaksa melepaskan tembakan peringatan karena adanya perlawanan saat melakukan penindakan.

“Penggunaan senjata api sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengawasan dan penggunaannya,” ucap Rasyid.

Sementara saat ditanya barang bekas jenis apa saja yang berada di kapal yang diketahui milik pengusaha Tanjungpinang itu, Rasyid menuturkan pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam.

“Terkait indikasi dugaan pelanggaran, saat ini lagi dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap barang muatan dan kru kapal. Saya bisa memberikan keterangan tambahan jika proses penelitian dan pemeriksaan telah selesai,” pungkasnya. (plo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here