BatamXinwen, Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq belum mengetahui terkait ada kecelakaan kerja yang dialami oleh 23 orang karyawan perusahaan PT MOS pada Sabtu (24/11) sore kemarin.

“Saya belum tahu itu, bahwa ada kecelakaan kerja,” kata Rafiq saat diwawancari oleh media BatamXinwen.com disela-sela kesibukannya, Senin (26/11) pagi.

Saat dijelaskan bahwa untuk perobatan korban kecelakaan tidak menggunakan jaminan kecelakaan kerja, maka orang nomor satu di Kabupaten Karimun tersebut mengintruksikan Dinas Tenaga Kerja untuk menyurati pihak perusahaan.

“Nanti saya perintahkan Disnaker untuk menyurati pihak PT MOS, nanti juga saya minta untuk mereka melakukan pengecekan,” kata Rafiq lagi.

Sesuai dengan Undang-Undang nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS, bahwa setiap perusahaan harus mendaftarkan pekerjanya untuk diikutsertakan menjadi peserta BPJS, khususnya BPJS-TK.

“Kan wajib itu perusahaan memberikan jaminan. Tapi kita akan mempelajari dulu yang tidak memiliki jaminan, ini karyawan kontrak apa karyawan musiman yang sebentar-sebentar berganti,” tambahnya. (Trie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here