Terminal Ferry Internasional Sekupang, Kamis, 15 Oktober 2020. Foto: BX

Batamxinwen, Batam – Pengelola Terminal Ferry Internasional Sekupang, mengaku, siap jika terminalnya ditunjuk pemerintah sebagai koridor perjalanan (travel corridor arrangement/TCA) di tengah pandemi Covid-19 Singapura-Indonesia yang akan mulai dibuka pada 26 Oktober 2020.

Menurut Pengelola Terminal Ferry Internasional Sekupang, Julmary, pihaknya sudah menyiapkan prosedur protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah. “Semua standar internasional sudah kita siapkan. Jika nanti pemerintah Indonesia dan Singapura mulai membuka jalur Singapura Batam, kita sudah siap,” ujarnya, Kamis, 15 Oktober 2020.

Penjabat sementara Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin, memastikan Kota Batam siap melayani perjalan bisnis ke Singapura setelah Indonesia dan Singapura meresmikan Travel Corridor Arrangement (TCA) atau Reciprocal Green Lane (RGL).

“Pemerintah daerah sudah pasti akan siap menjalankan kebijakan pusat,’ kata Bahtiar dilansir Media Centre Batam, saat meninjau kesiapan pelabuhan Batam Center, Rabu, 14 Oktober 2020 meninjau kesiapan pelabuhan Batam Center,

Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, mengatakan, dengan kembali dibukanya pintu masuk para pelaku bisnis dari Singapura tentunya diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi ekonomi Kota Batam.

“Intinya kami juga menyambut baik rencana dibukanya perjalan bisnis ke Singapura ini,” katanya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here