BatamXinwen, Batam – Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengky merelease hasil ungkapan Satuan Reserse Tim Saber pungli terkait Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pungutan Liar (Pungli) dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 10, Jumat (20/07).

Menurut Hengki pengungkapan berawal dari informasi masyarakat, bahwa ada praktek pungli di PPDB SMPN 10, Seipanas.

“Informasi kami tindak lanjuti dengan melakukan lidik dan pendalaman terkait informasi tersebut, ” jelasnya.

Penyelidikan pun dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Andi Kurniawan. Di hari pertama penyelidikan, polisi berhasil mengamankan seirang guru honorer berinisial M di perumahan Pondok Asri Blok D3 Nomor 112 B, Seipanas.

Dari rumah M didapatkan sejumlah barang bukti uang tunai dan sejumlah dokumen PPDB. Kemudian polisi melakukan pengembangan lalu mengamankan RR honorer bagian Tata Usaha, BR Ketua Komite, AYN Wakil Kepala, dan RH Kepala SMPN 10 Kota Batam.

Dari lima tersangka, polisi berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp.274.330.000, dokumen-dokumen terkait PPDB, dan satu buah rekening bank sebagai barang bukti praktek pungutan liar

Kelima tersangka terjerat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 perubahan dari Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada Pasal 12 huruf E jo Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan hukuman minimal 4 Tahun penjara dan maksimal 20 Tahun penjara. (Adt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here